PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
KPU Persilakan Ormas Gelar Acara Libatkan Paslon Pilpres 2019
Jakarta, Riauin.com -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra menyatakan bahwa setiap organisasi atau kelompok mana pun boleh menghelat acara yang melibatkan kedua paslon peserta Pilpres 2019. Ilham mengatakan, acara tersebut boleh dilaksanakan asal memberitahu KPU selaku lembaga penyelenggara pilpres.
"Boleh. Silakan, cuma lapor sama kita. 'kita mau mengadakan ini, Pak'. Kan gitu aja sebenarnya," ucap Ilham di kantor KPU, Jakarta, Senin (31/12).
Hal terpenting yang harus diberitahu kepada KPU, kata Ilham, yakni isi kegiatan. Menurut Ilham, KPU tidak bisa melarang suatu organisasi atau kelompok jika ingin membuat acara dengan melibatkan kedua paslon kontestan Pilpres 2019. Apalagi jika isi kegiatannya adalah diskusi perihal visi dan misi masing-masing paslon.
Diketahui, Ikatan Dai Aceh berencana menghelat tes baca Alquran untuk pasangan calon peserta pilpres. Menurut Ilham, Ikatan Dai Aceh belum melapor kepada KPU untuk mengadakan acara tersebut.
"Enggak. Itu wacana," ucap Ilham.
Sebelumnya, Ikatan Dai Aceh berencana mengadakan tes baca Alquran capres-cawapres. Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Da'i Aceh, Tgk Marsyuddin Ishak mengamini hasil tes baca Alquran tidak akan mempengaruhi pencalonan. Namun, dia Berharap tes itu dapat menyudahi politik identitas yang marak hingga saat ini.
"Untuk mengakhiri polemik keislaman capres dan cawapres, kami mengusulkan tes baca Alquran kepada kedua pasangan calon," kata Tgk Marsyuddin Ishak di Banda Aceh, Sabtu (29/12) seperti dikutip dari Antara.
"Tes membaca Alquran akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 2019," kata Marsyuddin.
Kedua kubu paslon sudah angkat suara mengenai rencana Ikatan Dai Aceh itu. Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyatakan siap menghadiri tes baca Alquran.
Di sisi lain, Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sodik Mudjahid menganggap tes tersebut tidak perlu dilakukan.
Sodik mengamini pemahaman Alquran memang penting di negara Indonesia yang mayoritas masyarakat beragama Islam. Namun, dia menekankan lebih penting untuk mengamalkan isi Alquran di Indonesia daripada untuk sekadar uji kemampuan baca.
"Tapi yang sangat dan lebih penting adalah pemahaman terhadap isinya dan bagaimana mengamalkannya secara demokratis dan konstitusional di NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45," ujar Sodik, Minggu (30/12).(int/nol)
"Boleh. Silakan, cuma lapor sama kita. 'kita mau mengadakan ini, Pak'. Kan gitu aja sebenarnya," ucap Ilham di kantor KPU, Jakarta, Senin (31/12).
Hal terpenting yang harus diberitahu kepada KPU, kata Ilham, yakni isi kegiatan. Menurut Ilham, KPU tidak bisa melarang suatu organisasi atau kelompok jika ingin membuat acara dengan melibatkan kedua paslon kontestan Pilpres 2019. Apalagi jika isi kegiatannya adalah diskusi perihal visi dan misi masing-masing paslon.
Diketahui, Ikatan Dai Aceh berencana menghelat tes baca Alquran untuk pasangan calon peserta pilpres. Menurut Ilham, Ikatan Dai Aceh belum melapor kepada KPU untuk mengadakan acara tersebut.
"Enggak. Itu wacana," ucap Ilham.
Sebelumnya, Ikatan Dai Aceh berencana mengadakan tes baca Alquran capres-cawapres. Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Da'i Aceh, Tgk Marsyuddin Ishak mengamini hasil tes baca Alquran tidak akan mempengaruhi pencalonan. Namun, dia Berharap tes itu dapat menyudahi politik identitas yang marak hingga saat ini.
"Untuk mengakhiri polemik keislaman capres dan cawapres, kami mengusulkan tes baca Alquran kepada kedua pasangan calon," kata Tgk Marsyuddin Ishak di Banda Aceh, Sabtu (29/12) seperti dikutip dari Antara.
"Tes membaca Alquran akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 2019," kata Marsyuddin.
Kedua kubu paslon sudah angkat suara mengenai rencana Ikatan Dai Aceh itu. Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyatakan siap menghadiri tes baca Alquran.
Di sisi lain, Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sodik Mudjahid menganggap tes tersebut tidak perlu dilakukan.
Sodik mengamini pemahaman Alquran memang penting di negara Indonesia yang mayoritas masyarakat beragama Islam. Namun, dia menekankan lebih penting untuk mengamalkan isi Alquran di Indonesia daripada untuk sekadar uji kemampuan baca.
"Tapi yang sangat dan lebih penting adalah pemahaman terhadap isinya dan bagaimana mengamalkannya secara demokratis dan konstitusional di NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45," ujar Sodik, Minggu (30/12).(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK