PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Posko Prabowo-Sandi di Kandang Benteng Berdiri di Karanganyar
Jakarta, Riauin.com -- Calon Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, meresmikan Posko Sekretariat Nasional (Seknas) Solo Raya di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (30/12).
Posko yang berlokasi di Jalan Adi Soemarmo nomor 299, Klodran, Colomadu, Karanganyar itu ditujukan untuk membantu koordinasi dan mobilisasi gerak juang para relawan dan Prabowo-Sandi di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan sekitarnya.
Sandi sendiri mengaku ingin posko Seknas yang baru dia resmikan itu bisa dimaksimalkan oleh para relawan untuk menyerap aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. Apalagi kata dia sisa waktu kampanye saat ini hanya tinggal 108 hari saja.
"Ini merupakan satu inisiasi dari Seknas pusat yang dipimpin oleh Muhamad Taufik yang akan membantu koordinasi dan mobilisasi gerak juang," kata Sandi seperti dikutip dari siaran pers yang diterima wartawan, Senin (31/12).
Lebih lanjut terkait Pemilihan lokasi di Solo Sandi mengaku agar bisa dijangkau oleh seluruh wilayah Jawa Tengah, terutama wilayah Solo Raya. Apalagi ke depan Sandi memang akan lebih banyak berkegiatan di Wilayah Jawa Tengah.
Maka seknas yang berpusat di Cokroaminoto, Jakarta memutuskan untuk membuka basisnya di Solo Raya.
"Mudah-mudahan ini menjadi tempat berkumpul dari para relawan yang bisa berkoordinasi untuk menjangkau wilayah pedesaan menyampaikan pesan dari Prabowo-Sandi," kata Sandi.
Jawa Tengah selama ini kerap disebut sebagai Kandang Banteng karena basis suara terbesar Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP) yang mengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Jokowi juga berasal dari Solo, Jawa Tengah di mana ia pernah jadi Wali Kota dua periode di sana.(int/nol)
Posko yang berlokasi di Jalan Adi Soemarmo nomor 299, Klodran, Colomadu, Karanganyar itu ditujukan untuk membantu koordinasi dan mobilisasi gerak juang para relawan dan Prabowo-Sandi di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan sekitarnya.
Sandi sendiri mengaku ingin posko Seknas yang baru dia resmikan itu bisa dimaksimalkan oleh para relawan untuk menyerap aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. Apalagi kata dia sisa waktu kampanye saat ini hanya tinggal 108 hari saja.
"Ini merupakan satu inisiasi dari Seknas pusat yang dipimpin oleh Muhamad Taufik yang akan membantu koordinasi dan mobilisasi gerak juang," kata Sandi seperti dikutip dari siaran pers yang diterima wartawan, Senin (31/12).
Lebih lanjut terkait Pemilihan lokasi di Solo Sandi mengaku agar bisa dijangkau oleh seluruh wilayah Jawa Tengah, terutama wilayah Solo Raya. Apalagi ke depan Sandi memang akan lebih banyak berkegiatan di Wilayah Jawa Tengah.
Maka seknas yang berpusat di Cokroaminoto, Jakarta memutuskan untuk membuka basisnya di Solo Raya.
"Mudah-mudahan ini menjadi tempat berkumpul dari para relawan yang bisa berkoordinasi untuk menjangkau wilayah pedesaan menyampaikan pesan dari Prabowo-Sandi," kata Sandi.
Jawa Tengah selama ini kerap disebut sebagai Kandang Banteng karena basis suara terbesar Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP) yang mengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Jokowi juga berasal dari Solo, Jawa Tengah di mana ia pernah jadi Wali Kota dua periode di sana.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK