PILIHAN
DPRD Riau Larang Masyarakat Sambut Tahun Baru dengan Kegiatan Maksiat
PEKANBARU, Riauin.com - Kalangan DPRD Riau meminta kepada masyarakat agar memaknai pergantian tahun yang akan berlangsung beberapa hari kedepan dengan hal positif.
Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, dengan tegas mengatakan, pihaknya melarang segala bentuk kegiatan berbau maksiat diselenggarakan di kawasan setempat menyambut tahun baru 2019.
"Ini bukan imbauan, tapi larangan untuk melakukan maksiat di wilayah kita, destinasi wisata, tempat hiburan, tempat remang-remang. Kita melarang kegiatan apapun yang memancing perbuatan maksiat dilakukan," tegas Dedet sapaan akrab Noviwaldy.
Politisi Demokrat itu meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut tahun baru 2019 dengan kegiatan yang positif. Untuk non Muslim mengisi kegiatan yang baik dengan sukacita. Sementara, bagi yang Muslim banyak kegiatan yang bermanfaat bisa dilakukan seperti kegiatan keagamaan.
"Kita lihat bencana terjadi di tempat-tempat maksiat. Ini renungan bagi kita, teguran bagi kita. Untuk itu lakukanlah hal-hal positif," cakapnya lagi.
Hal yang sama juga dikatakan anggpta DPRD Riau lainnya, Asri Auzar. Menurutnya, sebaiknya malam pergantian tahun dijadikan sebagai pengingat, dan diisi dengan kegiatan keagamaan.
"Mari kita lakukan kegiatan agama agar Indonesia khususnya Riau dijauhkan dari musibah," tukasnya. (int/nol)
Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, dengan tegas mengatakan, pihaknya melarang segala bentuk kegiatan berbau maksiat diselenggarakan di kawasan setempat menyambut tahun baru 2019.
"Ini bukan imbauan, tapi larangan untuk melakukan maksiat di wilayah kita, destinasi wisata, tempat hiburan, tempat remang-remang. Kita melarang kegiatan apapun yang memancing perbuatan maksiat dilakukan," tegas Dedet sapaan akrab Noviwaldy.
Politisi Demokrat itu meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut tahun baru 2019 dengan kegiatan yang positif. Untuk non Muslim mengisi kegiatan yang baik dengan sukacita. Sementara, bagi yang Muslim banyak kegiatan yang bermanfaat bisa dilakukan seperti kegiatan keagamaan.
"Kita lihat bencana terjadi di tempat-tempat maksiat. Ini renungan bagi kita, teguran bagi kita. Untuk itu lakukanlah hal-hal positif," cakapnya lagi.
Hal yang sama juga dikatakan anggpta DPRD Riau lainnya, Asri Auzar. Menurutnya, sebaiknya malam pergantian tahun dijadikan sebagai pengingat, dan diisi dengan kegiatan keagamaan.
"Mari kita lakukan kegiatan agama agar Indonesia khususnya Riau dijauhkan dari musibah," tukasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Terima Dokumen KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dari Pemko
Ancaman ISPA Lumpuhkan Ekonomi, Bisnis Hotel di Pekanbaru Merugi Usai Okupansi Terjun Bebas
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
DPRD Pekanbaru Terima Dokumen KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dari Pemko
Ancaman ISPA Lumpuhkan Ekonomi, Bisnis Hotel di Pekanbaru Merugi Usai Okupansi Terjun Bebas
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH