PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Ke Pandeglang, Ma'ruf Amin akan Temui Korban Tsunami Selat Sunda
Jakarta, Riauin.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin pagi ini berangkat menuju daerah Pandeglang, Banten untuk menemui korban tsunami. Tim Ma'ruf juga membawa bantuan berupa pakaian, obat-obatan dan makanan.
"Kami akan menuju tempat bencana tsunami di Banten khususnya di Pandeglang karena kami merasa ikut bersedih, prihatin, merasa ikut merasakan rasa kepedulian, kesusahan. Mereka adalah keluarga kami karena itu kami akan ke sana tidak hanya melihat dari jauh. Kami akan berbincang, berbagai rasa," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/12/2018).
Setelah memberikan keterangan pers, ia langsung bergegas menuju Pandeglang, Banten pukul 07.35 WIB. Tujuan pertamanya yakni RSUD Berkah, Cikoneng, Pandeglang.
Ma'ruf menyebut ia bersama timnya membawa berbagai macam bantuan. Tim-tim relawan disebutnya juga turun ke sana.
"Dari tim kami yang dihimpun bantuan ada 10 tenda, kemarin juga sudah beberapa puluh tenda ada 40 sekarang, ada 2 karung sarung, 9 ton beras, ada selimut, handuk masker yang akan kami kirimkan ke sana," kata Ma'ruf.
Dia mengatakan timnya juga bekerja sama dengan Kimia Farma untuk memberikan bantuan. Bantuan itu berupa obat-obatan seperti multivitamin.
"Kami membantu umumnya berupa obat-obatan. Selain itu kami juga membantu berupa klinik yang ada di sana. Kami juga punya rencana berikan trauma healing bagi korban-korban yang mengalami trauma, kami sudah siapkan psikolog untuk itu," kata Direktur Umum dan Human Capital kimia Farma, Arief Pramuhanto. (int/nol)
"Kami akan menuju tempat bencana tsunami di Banten khususnya di Pandeglang karena kami merasa ikut bersedih, prihatin, merasa ikut merasakan rasa kepedulian, kesusahan. Mereka adalah keluarga kami karena itu kami akan ke sana tidak hanya melihat dari jauh. Kami akan berbincang, berbagai rasa," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/12/2018).
Setelah memberikan keterangan pers, ia langsung bergegas menuju Pandeglang, Banten pukul 07.35 WIB. Tujuan pertamanya yakni RSUD Berkah, Cikoneng, Pandeglang.
Ma'ruf menyebut ia bersama timnya membawa berbagai macam bantuan. Tim-tim relawan disebutnya juga turun ke sana.
"Dari tim kami yang dihimpun bantuan ada 10 tenda, kemarin juga sudah beberapa puluh tenda ada 40 sekarang, ada 2 karung sarung, 9 ton beras, ada selimut, handuk masker yang akan kami kirimkan ke sana," kata Ma'ruf.
Dia mengatakan timnya juga bekerja sama dengan Kimia Farma untuk memberikan bantuan. Bantuan itu berupa obat-obatan seperti multivitamin.
"Kami membantu umumnya berupa obat-obatan. Selain itu kami juga membantu berupa klinik yang ada di sana. Kami juga punya rencana berikan trauma healing bagi korban-korban yang mengalami trauma, kami sudah siapkan psikolog untuk itu," kata Direktur Umum dan Human Capital kimia Farma, Arief Pramuhanto. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK