PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Perusakan Atribut Demokrat Belum Tuntas
Asri Auzar: Kita Kawal Terus Demi Marwah
PEKANBARU, Riauin.com - Hari ini, Sabtu (22/12/2018), tepat sepekan sudah peristiwa perusakan bendera dan baliho partai Demokrat di Pekanbaru saat kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (15/12/2018).
Namun, hingga saat ini baru satu orang pelaku perusakan yang ditangkap dari total 35 orang pelaku. Tak hanya itu aktor intelektual di balik kejadian tersebut hingga saat ini belum terungkap.
Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar, mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga partai Demokrat mendapat kepastian hukum serta keadilan.
"Tetap kita kawal, itu kan marwah partai Demokrat. Sampai kapanpun kita kawal agar semuanya terungkap," kata Asri Auzar.
Anggota DPRD Riau ini menambahkan, pengawalan proses hukum tersebut sudah diwajibkan oleh ketua umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak SBY juga berpesan agar kader Demokrat tak boleh kasar. Tidak boleh dendam, tapi mengawal, biar masyarakat yang menilai. Yang jelas kita kawal terus, kita dorong kepolisian untuk mengungkapnya," cakapnya. (int/nol)
Namun, hingga saat ini baru satu orang pelaku perusakan yang ditangkap dari total 35 orang pelaku. Tak hanya itu aktor intelektual di balik kejadian tersebut hingga saat ini belum terungkap.
Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar, mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga partai Demokrat mendapat kepastian hukum serta keadilan.
"Tetap kita kawal, itu kan marwah partai Demokrat. Sampai kapanpun kita kawal agar semuanya terungkap," kata Asri Auzar.
Anggota DPRD Riau ini menambahkan, pengawalan proses hukum tersebut sudah diwajibkan oleh ketua umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak SBY juga berpesan agar kader Demokrat tak boleh kasar. Tidak boleh dendam, tapi mengawal, biar masyarakat yang menilai. Yang jelas kita kawal terus, kita dorong kepolisian untuk mengungkapnya," cakapnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK