PILIHAN
Perusakan Atribut Demokrat Belum Tuntas
Asri Auzar: Kita Kawal Terus Demi Marwah
PEKANBARU, Riauin.com - Hari ini, Sabtu (22/12/2018), tepat sepekan sudah peristiwa perusakan bendera dan baliho partai Demokrat di Pekanbaru saat kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (15/12/2018).
Namun, hingga saat ini baru satu orang pelaku perusakan yang ditangkap dari total 35 orang pelaku. Tak hanya itu aktor intelektual di balik kejadian tersebut hingga saat ini belum terungkap.
Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar, mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga partai Demokrat mendapat kepastian hukum serta keadilan.
"Tetap kita kawal, itu kan marwah partai Demokrat. Sampai kapanpun kita kawal agar semuanya terungkap," kata Asri Auzar.
Anggota DPRD Riau ini menambahkan, pengawalan proses hukum tersebut sudah diwajibkan oleh ketua umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak SBY juga berpesan agar kader Demokrat tak boleh kasar. Tidak boleh dendam, tapi mengawal, biar masyarakat yang menilai. Yang jelas kita kawal terus, kita dorong kepolisian untuk mengungkapnya," cakapnya. (int/nol)
Namun, hingga saat ini baru satu orang pelaku perusakan yang ditangkap dari total 35 orang pelaku. Tak hanya itu aktor intelektual di balik kejadian tersebut hingga saat ini belum terungkap.
Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar, mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga partai Demokrat mendapat kepastian hukum serta keadilan.
"Tetap kita kawal, itu kan marwah partai Demokrat. Sampai kapanpun kita kawal agar semuanya terungkap," kata Asri Auzar.
Anggota DPRD Riau ini menambahkan, pengawalan proses hukum tersebut sudah diwajibkan oleh ketua umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak SBY juga berpesan agar kader Demokrat tak boleh kasar. Tidak boleh dendam, tapi mengawal, biar masyarakat yang menilai. Yang jelas kita kawal terus, kita dorong kepolisian untuk mengungkapnya," cakapnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas