PILIHAN
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
17 September 2026
Bupati Inhil Pimpin Doa Prosesi Pemberian Gelar Adat Presiden Joko Widodo
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan diberi kehormatan untuk memimpin doa pada prosesi pemberian gelar adat “Datuk Seri Setia Amanah Negara†kepada Presiden RI, Joko Widodo beserta Istri, Iriana Joko Widodo, Sabtu (15/12/2018) kemarin, di Gedung LAM Riau Pekanbaru.
Dalam momentum kedatangan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Riau itu, Bupati Kabupaten Inhil juga berkesempatan untuk melakukan tepuk tepung tawar sebagai tanda pemberian gelar 'Datuk Seri Setia Amanah Negara' dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau kepada Presiden Joko Widodo beserta Istri.
Bupati menuturkan, dengan pemberian gelar 'Datuk Seri Setia Amanah Negara', berarti Presiden RI sudah menjadi bagian dari masyarakat Riau yang di dalamnya termasuk juga menjadi masyarakat Kabupaten Inhil.
"Kita berharap perhatian negara terhadap Provinsi Riau menjadi lebih besar. Dimana, telah banyak program-program Presiden yang sudah diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pembangunan Provinsi Riau selama ini," kata Bupati.
Ke depan, Bupati berharap, perhatian pemerintah pusat juga dapat diberikan kepada Kabupaten Inhil dengan potensi kelapa dunia - nya yang saat ini dalam kondisi memprihatinkan, terutama dalam hal harga jual.
"Dengan begitu, harga jual kelapa di tingkat petani dapat lebih baik lagi sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," pungkas Bupati.
Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Pekanbaru, Riau didampingi pula oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal, (Pol) Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara, Budi Gunawan.
Di samping itu, turut hadir Plt Gubernur Provinsi Riau, Ketua DPRD Provinsi Riau, Unsur Forkopimda Provinsi Riau, Ketua dan Pengurus LAM Riau serta Bupati/Walikota se-Provinsi Riau.(int/nol)
Dalam momentum kedatangan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Riau itu, Bupati Kabupaten Inhil juga berkesempatan untuk melakukan tepuk tepung tawar sebagai tanda pemberian gelar 'Datuk Seri Setia Amanah Negara' dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau kepada Presiden Joko Widodo beserta Istri.
Bupati menuturkan, dengan pemberian gelar 'Datuk Seri Setia Amanah Negara', berarti Presiden RI sudah menjadi bagian dari masyarakat Riau yang di dalamnya termasuk juga menjadi masyarakat Kabupaten Inhil.
"Kita berharap perhatian negara terhadap Provinsi Riau menjadi lebih besar. Dimana, telah banyak program-program Presiden yang sudah diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pembangunan Provinsi Riau selama ini," kata Bupati.
Ke depan, Bupati berharap, perhatian pemerintah pusat juga dapat diberikan kepada Kabupaten Inhil dengan potensi kelapa dunia - nya yang saat ini dalam kondisi memprihatinkan, terutama dalam hal harga jual.
"Dengan begitu, harga jual kelapa di tingkat petani dapat lebih baik lagi sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," pungkas Bupati.
Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Pekanbaru, Riau didampingi pula oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal, (Pol) Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara, Budi Gunawan.
Di samping itu, turut hadir Plt Gubernur Provinsi Riau, Ketua DPRD Provinsi Riau, Unsur Forkopimda Provinsi Riau, Ketua dan Pengurus LAM Riau serta Bupati/Walikota se-Provinsi Riau.(int/nol)
Berita Lainnya
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman