BMKG Deteksi 91 Hotspot di Riau, BPBD Minta Tim Karhutla Tidak Lengah Pasca Hujan
RIAUIN.COM - Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Riau sejak Jumat (18/9/2026) malam hingga Sabtu (19/9/2026) siang berhasil menekan polusi asap dan memulihkan kualitas udara di Kota Pekanbaru ke kategori baik. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat masih ada 91 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Riau.
Berdasarkan data pemantauan BMKG pada Sabtu pukul 07.00 WIB, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Pekanbaru merosot ke angka 9,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka ini menunjukkan perbaikan signifikan jika dibandingkan kondisi beberapa hari sebelumnya.
Meskipun kualitas udara membaik, BMKG mencatat Indragiri Hulu menjadi daerah penyumbang hotspot terbanyak yakni 47 titik, disusul Indragiri Hilir 36 titik, Kampar tiga titik, Kuantan Singingi dua titik, serta Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, dan Pekanbaru masing-masing satu titik. Dari total tersebut, empat titik di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir memiliki tingkat kepercayaan tinggi (high confidence).
Kepala Pelaksana BPBD Riau M Edy Afrizal menegaskan agar seluruh personel di lapangan tidak menurunkan kewaspadaan meski hujan sempat membasahi kawasan gambut.
"Curah hujan tentu sangat membantu, terutama untuk membasahi lahan dan menekan potensi munculnya titik api baru. Kualitas udara juga kita lihat membaik setelah hujan turun," kata M Edy Afrizal pada Sabtu.
Ia menambahkan, proses pendinginan di area gambut harus terus dilakukan agar api di bawah permukaan benar-benar padam.
"Kita tetap melakukan pemantauan. Jangan sampai setelah hujan turun kewaspadaan menjadi berkurang. Lahan yang sebelumnya terbakar harus dipastikan benar-benar padam dan tidak menyimpan bara," tegasnya.
Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto. Kepolisian bersama instansi terkait dipastikan tetap menggencarkan patroli serta penindakan di lokasi rawan karhutla.
"Alhamdulillah, hujan yang turun memberikan dampak positif terhadap kondisi udara dan penanganan karhutla. Namun ini bukan berarti kita berhenti," ujar Kombes Pol Anom Karibianto.
Polda Riau kembali mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pihak perusahaan agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Sementara itu, BMKG memperkirakan peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi hingga dini hari di wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, dan Siak. (*)
Berita Lainnya
TNI AU Tabur 1 Ton Garam dan Siagakan Helikopter Caracal Padamkan Karhutla Riau
DEN Kejar Target 45 Juta Penerima Bansos Digital, Riau Mobilisasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas
Pemprov Riau Siapkan 53 Usulan Baru Kampung Nelayan Merah Putih untuk 2027
Peringatan Dini BMKG, Cuaca Buruk Ancam Tujuh Daerah di Riau Hari Ini
HPJI Riau Ajak Pemprov Gabung Forum Internasional Cari Pembiayaan dan Teknologi Jalan
Kemenkes Tambah 15 Ribu Masker Antisipasi Dampak Karhutla di Riau
TNI AU Tabur 1 Ton Garam dan Siagakan Helikopter Caracal Padamkan Karhutla Riau
DEN Kejar Target 45 Juta Penerima Bansos Digital, Riau Mobilisasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas
Pemprov Riau Siapkan 53 Usulan Baru Kampung Nelayan Merah Putih untuk 2027
Peringatan Dini BMKG, Cuaca Buruk Ancam Tujuh Daerah di Riau Hari Ini
HPJI Riau Ajak Pemprov Gabung Forum Internasional Cari Pembiayaan dan Teknologi Jalan
Kemenkes Tambah 15 Ribu Masker Antisipasi Dampak Karhutla di Riau