PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Jokowi Akui 'Masih Tertinggal' Prabowo-Sandi di Riau
Riau, Riauin.com -- Petahana Joko Widodo (Jokowi) mengakui elektabilitasnya di Riau masih tertinggal dari pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
"Saya sampaikan apa adanya, suvei terakhir saya lakukan, kami baru dapat 42 persen. Yang di sana, sudah dapat 54 persen," ujar Jokowi saat bertemu Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia di Hotel Prime Park, Riau, Sabtu (15/12).
Dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu, perolehan suara Jokowi terpaut tipis dari lawannya saat itu. Yakni, 1,342 juta suara atau 49,88 persen untuk Jokowi, dan 1,349 juta suara atau 50,12 persen untuk Prabowo.
Ia menargetkan memperoleh 60 persen suara dalam pertarungan pilpres tahun depan. Mantan Wali Kota Solo tersebut menyadari bahwa ia dan tim kampanye daerah masih perlu kerja keras untuk merealisasikan target tersebut.
"Menurut saya tidak sulit, tapi pekerjaannya yang berat. Hati-hati. Enggak usah pesimis, saya yakin dengan militansi bapak-ibu. Target itu bukan sulit," terang Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menilai tim kampanye wilayah setempat cukup militan. Hal itu terlihat ketika dirinya berjalan menuju lokasi penutupan rapat kerja daerah TKD.
"Saya lihat tadi, dari depan sampai masuk ke sini setengah jam lebih. Itu artinya militansinya keras sekali. Diseret (minta foto) sana sini. Itu juga militansi. Dari pagi sampai sore teriakannya masih kencang itu juga militansi," imbuh Jokowi.
Pernyataan itu disambut riuh tepuk tangan dan sorakan anggota TKD di sana. Oleh sebab itu, Jokowi kembali memastikan kesiapan anggota TKD memenangkan dirinya tahun depan.
"Target itu bukan sulit. Percaya saya. Percaya enggak?" tanya mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
"Percaya!" jawab anggota TKD dengan lantang. (int/nol)
"Saya sampaikan apa adanya, suvei terakhir saya lakukan, kami baru dapat 42 persen. Yang di sana, sudah dapat 54 persen," ujar Jokowi saat bertemu Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia di Hotel Prime Park, Riau, Sabtu (15/12).
Dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu, perolehan suara Jokowi terpaut tipis dari lawannya saat itu. Yakni, 1,342 juta suara atau 49,88 persen untuk Jokowi, dan 1,349 juta suara atau 50,12 persen untuk Prabowo.
Ia menargetkan memperoleh 60 persen suara dalam pertarungan pilpres tahun depan. Mantan Wali Kota Solo tersebut menyadari bahwa ia dan tim kampanye daerah masih perlu kerja keras untuk merealisasikan target tersebut.
"Menurut saya tidak sulit, tapi pekerjaannya yang berat. Hati-hati. Enggak usah pesimis, saya yakin dengan militansi bapak-ibu. Target itu bukan sulit," terang Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menilai tim kampanye wilayah setempat cukup militan. Hal itu terlihat ketika dirinya berjalan menuju lokasi penutupan rapat kerja daerah TKD.
"Saya lihat tadi, dari depan sampai masuk ke sini setengah jam lebih. Itu artinya militansinya keras sekali. Diseret (minta foto) sana sini. Itu juga militansi. Dari pagi sampai sore teriakannya masih kencang itu juga militansi," imbuh Jokowi.
Pernyataan itu disambut riuh tepuk tangan dan sorakan anggota TKD di sana. Oleh sebab itu, Jokowi kembali memastikan kesiapan anggota TKD memenangkan dirinya tahun depan.
"Target itu bukan sulit. Percaya saya. Percaya enggak?" tanya mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
"Percaya!" jawab anggota TKD dengan lantang. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK