PILIHAN
PAN Pecat Ketua DPW Kalsel karena Membelot Dukung Jokowi-Ma'ruf
Jakarta, Riauin.com - Setelah menonaktifkan, PAN memutuskan memecat Ketua DPW Kalsel Muhidin. Ini lantaran Muhidin membelot dengan mendeklarasikan mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"DPP telah melakukan tindakan tegas dengan memberhentikan Ketua DPW Kalsel," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno dalam keterangan tertulis, Rabu (12/12/2018).
Eddy mengungkapkan pemecatan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan kajian. PAN juga telah mengklarifikasi perihal dukungan tersebut kepada Muhidin dan pengurus DPW Kalsel lainnya.
"DPP telah menghimpun masukan dari Ketua dan pengurus DPW Kalsel, tentang alasan dan latar belakang dari deklarasi yang dilakukan pada Minggu (9/12) malam. Deklarasi dilakukan oleh Ketua DPW PAN Kalsel Muhidin bersama sejumlah pengurus," katanya.
Eddy menegaskan PAN berkomitmen menjalankan hasil rakernas 2018 yang digelar pada Agustus lalu itu. Dia juga menginstruksikan kepada segenap pengurus dan kader agar tunduk dan patuh pada keputusan tersebut.
"Kami akan berjuang all out untuk memenangkan pemilu legislatif dan paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Karena itu soliditas partai harus terjaga," kata Eddy.
Seperti diketahui, Muhidin mendeklarasikan dukungan ke Jokowi pada Minggu (9/12) lalu. Deklarasi itu berbuntut panjang. PAN mencopot Muhidin dari posisi Ketua DPW PAN Kalsel. Hari ini, pasca-pencopotan, PAN pun menentukan nasib Muhidin di partai.(int/nol)
"DPP telah melakukan tindakan tegas dengan memberhentikan Ketua DPW Kalsel," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno dalam keterangan tertulis, Rabu (12/12/2018).
Eddy mengungkapkan pemecatan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan kajian. PAN juga telah mengklarifikasi perihal dukungan tersebut kepada Muhidin dan pengurus DPW Kalsel lainnya.
"DPP telah menghimpun masukan dari Ketua dan pengurus DPW Kalsel, tentang alasan dan latar belakang dari deklarasi yang dilakukan pada Minggu (9/12) malam. Deklarasi dilakukan oleh Ketua DPW PAN Kalsel Muhidin bersama sejumlah pengurus," katanya.
Eddy menegaskan PAN berkomitmen menjalankan hasil rakernas 2018 yang digelar pada Agustus lalu itu. Dia juga menginstruksikan kepada segenap pengurus dan kader agar tunduk dan patuh pada keputusan tersebut.
"Kami akan berjuang all out untuk memenangkan pemilu legislatif dan paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Karena itu soliditas partai harus terjaga," kata Eddy.
Seperti diketahui, Muhidin mendeklarasikan dukungan ke Jokowi pada Minggu (9/12) lalu. Deklarasi itu berbuntut panjang. PAN mencopot Muhidin dari posisi Ketua DPW PAN Kalsel. Hari ini, pasca-pencopotan, PAN pun menentukan nasib Muhidin di partai.(int/nol)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas