• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Politik

Timses Bela Ma'ruf Amin Soal Ditolak ke Ponpes di Garut

Redaksi
Sabtu, 01 Desember 2018 10:28:34 WIB
Cetak

Jakarta, Riauin.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Wanaraja di Garut, Jawa Barat menolak kedatangan calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin lantaran sudah menjadwalkan ikut Reuni 212 di Jakarta. Jubir Timses Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding membela Kiyai Ma'ruf dan menyebut Ma'ruf tidak bermaksud ditolak.

"Kalau itu kan nggak bisa disalahkan Kiai Ma'ruf. Jadi ada dua kemungkinan soal itu. Pertama itu tidak boleh diklaimin kalau itu penolakan. Itu framing namanya. Karena yang mengajukan bukan Kiai Ma'ruf. Kecuali Kiai Ma'ruf, itu boleh. Kalau ada orang atau organisasi yang mengajukan kan nggak boleh terus seakan-akan Kiai Ma'ruf ditolak itu nggak boleh. Kecuali kalau dari timnya Kiai Ma'ruf menyampaikan surat atau menelepon itu soal lain," kata Karding kepada detikcom, Sabtu (1/12/2018).

Ia menyebut apabila ada kegiatan lainnya, masih dapat diatur kembali jadwal pertemuan dengan Kiyai Ma'riuf. Oleh karena itu menurutnya jangan dibilang penolakan.

"Bisa jadi memang mereka mau ada kegiatan. Kalau memang ada kegiatan bisa diatur ulang atau bisa dibicarakan kembali. Kan gitu. Tapi ya jangan dibilang penolakan," imbuhnya.

Karding menyebut hal itu hanya persoalan diksi 'penolakan'. Menurutnya ada banyak pendukung Jokowi-Ma'ruf di ponpes itu.

"Nggak. Kita harus mikir, memang ada beberapa pihak yang pendukungnya Pak Prabowo. Tapi tidak semuanya. Lebih banyak yang mendukung Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf, jadi tidak akan ditolak. Ya sekali lagi itu hanya permainan di opini. Kecuali Kiyai Ma'ruf bilang 'saya mau ke sana', terus mereka 'nggak bisa kiai, kami mau ke 212'. Kan nggak," tutupnya.

Sementara itu, Jubir Timses Jokowi lainnya, Ace Hasan Syadzily mempertanyakan maksud penolakan itu. Dia ingin mencari kepastian apakah penolakan itu terhadap KH Ma'ruf Amin atau PCNU Garut.

"Saya kira, kalau kita lihat surat mereka (Ponpes Darussalam) itu kepada PCNU Garut. Saya tidak tahu apakah maksud penolakannnya kepada PCNU atau KH Ma'rufnya, itu dua hal yang berbeda," kata Ace kepada detikcom, Sabtu (1/12/2018).

Dia juga mengatakan, keinginan untuk datang ke ponpes tersebut bukanlah inisiatif dari Ma'ruf Amin. "Keinginan untuk kunjungan ke ponpes itu sebetulnya bukan atas inisiatif dari Pak Kiai Ma'ruf, tapi bisa jadi inisiatif PCNU sendiri, sehingga tidak bisa juga dimaknai penolakan kepada Pak Kiai Ma'ruf. Kalau merujuk suratnya itu kan kepada PCNU Garut," jelasnya. Suratnya

Sebelumnya, penolakan kedatangan Ma'ruf Amin kembali terjadi di Kabupaten Garut. Kali ini disuarakan Pondok Pesantren Darussalam Wanaraja. Alasan mereka tolak kehadiran Ma'ruf lantaran hendak mengikuti reuni 212 di Jakarta.

Hal tersebut dibenarkan Pimpinan Ponpes Darussalam KH Abdul Halim Musaddad yang mendelegasikan Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Darussalam Cecep Solahudin sebagai juru bicara saat diwawancarai wartawan di kantornya, Jalan Raya Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (30/11/2018).

"Benar, kami menerima surat permohonan kedatangan KH Ma'ruf Amin sebagai mukhtasar PBNU. Hanya dengan sangat terpaksa sekali kami tidak bisa menerimanya," ujar Cecep.

Ma'ruf rencananya datang ke Garut pada Minggu (02/12/2018). Di Garut ia akan mengunjungi sejumlah ponpes, gelar istigasah dan berziarah ke makam sesepuh NU di Garut. (int/nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK

Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno

PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura

Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai

Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK

Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK

Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno

PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura

Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai

Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 2 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 3 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 4 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 5 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 6 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 7 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 8 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 9 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

10 September 2026
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
10 September 2026
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 September 2026
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
10 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
10 September 2026
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
10 September 2026
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
10 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
10 September 2026
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
10 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved