PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sembilan Parpol Penuhi Keterbukaan Informasi Publik
Jakarta, Riauin.com -- Komisi Informasi Pusat (KIP) mengungkapkan baru sembilan partai politik yang memenuhi kualifikasi sebagai partai yang cukup informatif dalam keterbukaan informasi pada publik.
Partai-partai itu, sesuai dengan nomor urut dalam Pemilu Legislatif 2019 adalah PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, NasDem, PKS, PPP, PAN, dan Partai Demokrat.
Hal ini disampaikan dalam peringkat penganugerahan KIP 2018 di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Senin (5/11).
Ketua KIP Gede Narayana mengatakan parpol-parpol itu dianggap cukup informatif karena memenuhi indikator berupa pengembangan situs terkait pengelolaan informasi dan dokumentasi serta kemudahan akses pengumuman informasi publik.
"Ada juga komitmen, koordinasi, dan inovasi yang diukur dalam implementasi keterbukaan informasi publik," ujar Gede.
Sementara sejumlah partai yang dianggap kurang informatif yakni Partai Berkarya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Hanura, PBB, dan PKPI.
Selain partai politik, penganugerahan keterbukaan informasi publik juga diberikan kepada perguruan tinggi negeri, BUMN, lembaga negara, kementerian, dan pemerintah provinsi.
Untuk kategori pemprov yang paling informatif adalah Jawa Tengah disusul DKI Jakarta, Kalimantan Barat, dan Jawa Barat.
Gede mengatakan hingga saat ini keterbukaan informasi publik di Indonesia sejatinya masih jauh dari tujuan yang diamanatkan dalam UU KIP. Hal tersebut, katanya, tak lepas dari minimnya peran badan publik melaksanakan amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
"Oleh karena itu budaya keterbukaan informasi publik harus didukung juga dengan komitmen pemerintah," katanya.(int/nol)
Partai-partai itu, sesuai dengan nomor urut dalam Pemilu Legislatif 2019 adalah PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, NasDem, PKS, PPP, PAN, dan Partai Demokrat.
Hal ini disampaikan dalam peringkat penganugerahan KIP 2018 di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Senin (5/11).
Ketua KIP Gede Narayana mengatakan parpol-parpol itu dianggap cukup informatif karena memenuhi indikator berupa pengembangan situs terkait pengelolaan informasi dan dokumentasi serta kemudahan akses pengumuman informasi publik.
"Ada juga komitmen, koordinasi, dan inovasi yang diukur dalam implementasi keterbukaan informasi publik," ujar Gede.
Sementara sejumlah partai yang dianggap kurang informatif yakni Partai Berkarya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Hanura, PBB, dan PKPI.
Selain partai politik, penganugerahan keterbukaan informasi publik juga diberikan kepada perguruan tinggi negeri, BUMN, lembaga negara, kementerian, dan pemerintah provinsi.
Untuk kategori pemprov yang paling informatif adalah Jawa Tengah disusul DKI Jakarta, Kalimantan Barat, dan Jawa Barat.
Gede mengatakan hingga saat ini keterbukaan informasi publik di Indonesia sejatinya masih jauh dari tujuan yang diamanatkan dalam UU KIP. Hal tersebut, katanya, tak lepas dari minimnya peran badan publik melaksanakan amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
"Oleh karena itu budaya keterbukaan informasi publik harus didukung juga dengan komitmen pemerintah," katanya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK