PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Golkar ke PSI: Sebaiknya Saling Menjaga Rekan Koalisi
Jakarta, Riauin.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bermanuver dengan menyinggung apa yang mereka sebut 'dosa' partai-partai lama. Beberapa partai seperti PDIP, Partai Golkar, PKB dan PPP yang satu koalisi dengan PSI di Pilpres 2019, melontarkan serangan balik. Koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin jadi gaduh?
"Memang yang jadi masalah kan sebetulnya tidak semua partai koalisi... ini kan partai-partai koalisi yang baru PSI sama Perindo, tentu hak mereka untuk menawarkan, menyerang kita," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily saat dimintai tanggapan apakah manuver PSI bikin gaduh koalisi Jokowi, Sabtu (27/10/2018).
Ace menegaskan Golkar tak masalah dengan cara PSI bermanuver politik. Namun, kata dia, alangkah lebih baik jika PSI bisa saling menjaga sesama rekan koalisi.
"Tapi memang sebaiknya menurut saya lebih bagus kita selalu menjaga masing-masing di antara kita," tegas Ace.
Ketua DPP PSI Tsamara Amany tiba-tiba bicara tentang 'dosa-dosa' partai yang sudah lama berdiri namun masih menjadi 'kebiasaan'. Setidaknya ada dua 'dosa' partai lama yang disebutkan Tsamara. Pertama, Tsamara menyinggung soal komitmen partai lama terhadap pemberantasan korupsi.
Dia menilai, hingga ini komitmen itu jauh dari kata terealisasi. Karena komitmen pemberantasan korupsi tak jua terealisasi, maka imbasnya akan mempengaruhi proses rekrutmen partai. Dua aspek itu saling berhubungan satu dengan yang lain. Bobroknya proses rekrutmen inilah 'dosa' partai lama. Menurut Tsamara, tak dapat dipungkiri bahwa proses rekrutmen partai lama tak jauh dari kata 'mahar politik'.
"Partai harus berani membuka sistem rekrutmen caleg secara transparan untuk menghindari kecurigaan. Ketika partai-partai politik lama gagal karena terbenam dalam tradisi usang dan berbahaya, kehadiran sebuah partai baru yang menawarkan antitesis menjadi sangat relevan," papar Tsamara.(int/nol)
"Memang yang jadi masalah kan sebetulnya tidak semua partai koalisi... ini kan partai-partai koalisi yang baru PSI sama Perindo, tentu hak mereka untuk menawarkan, menyerang kita," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily saat dimintai tanggapan apakah manuver PSI bikin gaduh koalisi Jokowi, Sabtu (27/10/2018).
Ace menegaskan Golkar tak masalah dengan cara PSI bermanuver politik. Namun, kata dia, alangkah lebih baik jika PSI bisa saling menjaga sesama rekan koalisi.
"Tapi memang sebaiknya menurut saya lebih bagus kita selalu menjaga masing-masing di antara kita," tegas Ace.
Ketua DPP PSI Tsamara Amany tiba-tiba bicara tentang 'dosa-dosa' partai yang sudah lama berdiri namun masih menjadi 'kebiasaan'. Setidaknya ada dua 'dosa' partai lama yang disebutkan Tsamara. Pertama, Tsamara menyinggung soal komitmen partai lama terhadap pemberantasan korupsi.
Dia menilai, hingga ini komitmen itu jauh dari kata terealisasi. Karena komitmen pemberantasan korupsi tak jua terealisasi, maka imbasnya akan mempengaruhi proses rekrutmen partai. Dua aspek itu saling berhubungan satu dengan yang lain. Bobroknya proses rekrutmen inilah 'dosa' partai lama. Menurut Tsamara, tak dapat dipungkiri bahwa proses rekrutmen partai lama tak jauh dari kata 'mahar politik'.
"Partai harus berani membuka sistem rekrutmen caleg secara transparan untuk menghindari kecurigaan. Ketika partai-partai politik lama gagal karena terbenam dalam tradisi usang dan berbahaya, kehadiran sebuah partai baru yang menawarkan antitesis menjadi sangat relevan," papar Tsamara.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK