PILIHAN
Bawaslu Riau Cecar 28 Pertanyaan ke Bupati Kampar dan Pelalawan
PEKANBARU, Riauin.com - Menyusul Bupati Rokan Hulu, Sukiman dan Walikota Pekanbaru, Firdaus yang telah lebih dahulu mendatangi Bawaslu Riau untuk memberikan keterangan mengenai deklarasi dukungan kepada Jokowi - Maruf Amin, hari ini, Kamis (25/10/2018) dua kepala daerah lainnya mendatangi Bawaslu Riau.
Dua orang tersebut adalah, Bupati Kampar, Aziz Zaenal dan dilanjutkan Bupati Pelalawan, HM Harris.
"Tadi Bupati Kampar dimintai keterangan pukul 09.00 sampai 10.30 WIB. Selanjutnya, Bupati Pelalawan diperiksa pukul 11.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB," kata ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada wartawan, Kamis (25/10/2018).
Ia mengatakan, kedua Bupati tersebut dicecar masing-masing 28 pertanyaan seputar kehadiran mereka saat deklarasi yang diselenggarakan Projo Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru tersebut.
"28 pertanyaan, sama seperti pertanyaan kepala daerah sebelumnya, kita akan dalami dan akan umumkan hasilnya," cakap Rusidi lagi.
Lebih lanjut, Rusidi mengatakan, pihaknya akan menjemput bola agar kepala daerah bisa menghadiri permintaan klarifikasi oleh Bawaslu Riau.
"Kita jemput bola, kita bagi waktu sesama tim, karena waktu terus berjalan kan, kita harus segera memutuskan perihal hal ini," tukas Rusidi.(int/nol)
Dua orang tersebut adalah, Bupati Kampar, Aziz Zaenal dan dilanjutkan Bupati Pelalawan, HM Harris.
"Tadi Bupati Kampar dimintai keterangan pukul 09.00 sampai 10.30 WIB. Selanjutnya, Bupati Pelalawan diperiksa pukul 11.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB," kata ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada wartawan, Kamis (25/10/2018).
Ia mengatakan, kedua Bupati tersebut dicecar masing-masing 28 pertanyaan seputar kehadiran mereka saat deklarasi yang diselenggarakan Projo Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru tersebut.
"28 pertanyaan, sama seperti pertanyaan kepala daerah sebelumnya, kita akan dalami dan akan umumkan hasilnya," cakap Rusidi lagi.
Lebih lanjut, Rusidi mengatakan, pihaknya akan menjemput bola agar kepala daerah bisa menghadiri permintaan klarifikasi oleh Bawaslu Riau.
"Kita jemput bola, kita bagi waktu sesama tim, karena waktu terus berjalan kan, kita harus segera memutuskan perihal hal ini," tukas Rusidi.(int/nol)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas