PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Bawaslu Riau Cecar 28 Pertanyaan ke Bupati Kampar dan Pelalawan
PEKANBARU, Riauin.com - Menyusul Bupati Rokan Hulu, Sukiman dan Walikota Pekanbaru, Firdaus yang telah lebih dahulu mendatangi Bawaslu Riau untuk memberikan keterangan mengenai deklarasi dukungan kepada Jokowi - Maruf Amin, hari ini, Kamis (25/10/2018) dua kepala daerah lainnya mendatangi Bawaslu Riau.
Dua orang tersebut adalah, Bupati Kampar, Aziz Zaenal dan dilanjutkan Bupati Pelalawan, HM Harris.
"Tadi Bupati Kampar dimintai keterangan pukul 09.00 sampai 10.30 WIB. Selanjutnya, Bupati Pelalawan diperiksa pukul 11.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB," kata ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada wartawan, Kamis (25/10/2018).
Ia mengatakan, kedua Bupati tersebut dicecar masing-masing 28 pertanyaan seputar kehadiran mereka saat deklarasi yang diselenggarakan Projo Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru tersebut.
"28 pertanyaan, sama seperti pertanyaan kepala daerah sebelumnya, kita akan dalami dan akan umumkan hasilnya," cakap Rusidi lagi.
Lebih lanjut, Rusidi mengatakan, pihaknya akan menjemput bola agar kepala daerah bisa menghadiri permintaan klarifikasi oleh Bawaslu Riau.
"Kita jemput bola, kita bagi waktu sesama tim, karena waktu terus berjalan kan, kita harus segera memutuskan perihal hal ini," tukas Rusidi.(int/nol)
Dua orang tersebut adalah, Bupati Kampar, Aziz Zaenal dan dilanjutkan Bupati Pelalawan, HM Harris.
"Tadi Bupati Kampar dimintai keterangan pukul 09.00 sampai 10.30 WIB. Selanjutnya, Bupati Pelalawan diperiksa pukul 11.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB," kata ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada wartawan, Kamis (25/10/2018).
Ia mengatakan, kedua Bupati tersebut dicecar masing-masing 28 pertanyaan seputar kehadiran mereka saat deklarasi yang diselenggarakan Projo Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru tersebut.
"28 pertanyaan, sama seperti pertanyaan kepala daerah sebelumnya, kita akan dalami dan akan umumkan hasilnya," cakap Rusidi lagi.
Lebih lanjut, Rusidi mengatakan, pihaknya akan menjemput bola agar kepala daerah bisa menghadiri permintaan klarifikasi oleh Bawaslu Riau.
"Kita jemput bola, kita bagi waktu sesama tim, karena waktu terus berjalan kan, kita harus segera memutuskan perihal hal ini," tukas Rusidi.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK