PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Pekanbaru Siap Hadapi E-Commerce
Riauin.com - Diskusi Grup Potensi Ekonomi Digital atau E-Commerce yang diadakan di Prime Prak Hotel menyebut Pekanbaru siap hadapi pasar ekonomi digital. Hal ini disampaikan Nurfiyanti, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Selasa (23/10/2018).
"Pekanbaru saat ini sudah mempunyai Kampung Digital namanya, ditempat itu bisa jual beli online, ada jasa juga," katanya.
Nurfiyanti mengatakan saat ini pentrasi pengguna internet tahun 2017 menyebut ada 143,26 juta jiwa dari 262 juta jiwa masyarakat Indonesia yang telah menggunakan internet. Nurfiyanti menyebut data itu akan terus bertambah.
"Dari data itu kita siap hadapi E-Commerce," sebutnya.
Menurut Nurfiyanti manfaat E-Commerce dapat mengcover pasar yang lebih. Ia menambahkan E-Commerce juga bisa mengurangi biaya perusahaan.
Senada dengan Nurfiyanti, Yudha Dewantoro perwakilan Kamar Dagang Industri Pekanbaru menyebut E-Commerce sudah masuk hingga sektor pendidikan dan perpajakan. Menurutnya pendapatan dari E-Commerce yang begitu besar harus membayar pajak berdasarkan aturan yang berlaku.
"Keuntungannya itu harus dipajakin juga," katanya.
Walaupun keuntunganya yang besar, namun menurut Yudha masyarakat harus mempelajari metode pembayaran yang benar. "Jangan sampai merugi, misalkan kerjasama dengan pihak ketiga" katanya.(Ay)
"Pekanbaru saat ini sudah mempunyai Kampung Digital namanya, ditempat itu bisa jual beli online, ada jasa juga," katanya.
Nurfiyanti mengatakan saat ini pentrasi pengguna internet tahun 2017 menyebut ada 143,26 juta jiwa dari 262 juta jiwa masyarakat Indonesia yang telah menggunakan internet. Nurfiyanti menyebut data itu akan terus bertambah.
"Dari data itu kita siap hadapi E-Commerce," sebutnya.
Menurut Nurfiyanti manfaat E-Commerce dapat mengcover pasar yang lebih. Ia menambahkan E-Commerce juga bisa mengurangi biaya perusahaan.
Senada dengan Nurfiyanti, Yudha Dewantoro perwakilan Kamar Dagang Industri Pekanbaru menyebut E-Commerce sudah masuk hingga sektor pendidikan dan perpajakan. Menurutnya pendapatan dari E-Commerce yang begitu besar harus membayar pajak berdasarkan aturan yang berlaku.
"Keuntungannya itu harus dipajakin juga," katanya.
Walaupun keuntunganya yang besar, namun menurut Yudha masyarakat harus mempelajari metode pembayaran yang benar. "Jangan sampai merugi, misalkan kerjasama dengan pihak ketiga" katanya.(Ay)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga