PILIHAN
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Target Pemberian Vaksin MR di Pekanbaru Meleset, Wawako Minta Dukungan Orang Tua
PEKANBARU, Riauin.com - Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, meninjau langsung proses pelaksanaan imunisasi di SMPN 3 dan SMPN 12 Pekanbaru. Pemberian vaksin MR kepada anak sekolah ini adalah upaya untuk pencegahan agar anak-anak tidak terkena penyakit campak dan rubella.
Tidak hanya bagi anak, tapi juga bagi ibu hamil. Karena dua penyakit tersebut sangat berbahaya jika tertular pada ibu hamil.
"Tentu pencegahan lebih baik dari mengobati, karena sudah banyak contoh anak-anak yang lahir dengan kondisi tidak normal akibat saat di kandungan, ibunya terkena virus campak dan rubella. Pencegahan ini menurut saya penting bagi masa depan anak cucu kita," kata Ayat, Selasa (23/10/2018).
Ayat menyebutkan, hingga saat ini kota Pekanbaru menjadi salah satu kota yang capaian pemberian vaksin MR nya masih rendah dibandingkan daerah lain di Provinsi Riau. Pekanbaru menjadi kota kedua terendah se-Riau setelah Dumai dalam pemberian vaksin MR.
"Dari target 95 persen yang telah ditetapkan, Pekanbaru saat ini capaiannya baru 21,5 persen. Padahal batas akhir pemberian vaksin ini hanya sampai 31 Oktober mendatang. Agar ini sukses, kami minta dukungan dan kerjasama dari para orang tua," cakapnya.(int/nol)
Tidak hanya bagi anak, tapi juga bagi ibu hamil. Karena dua penyakit tersebut sangat berbahaya jika tertular pada ibu hamil.
"Tentu pencegahan lebih baik dari mengobati, karena sudah banyak contoh anak-anak yang lahir dengan kondisi tidak normal akibat saat di kandungan, ibunya terkena virus campak dan rubella. Pencegahan ini menurut saya penting bagi masa depan anak cucu kita," kata Ayat, Selasa (23/10/2018).
Ayat menyebutkan, hingga saat ini kota Pekanbaru menjadi salah satu kota yang capaian pemberian vaksin MR nya masih rendah dibandingkan daerah lain di Provinsi Riau. Pekanbaru menjadi kota kedua terendah se-Riau setelah Dumai dalam pemberian vaksin MR.
"Dari target 95 persen yang telah ditetapkan, Pekanbaru saat ini capaiannya baru 21,5 persen. Padahal batas akhir pemberian vaksin ini hanya sampai 31 Oktober mendatang. Agar ini sukses, kami minta dukungan dan kerjasama dari para orang tua," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila