PILIHAN
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
BPBD Riau Waspadai Banjir di 6 Kabupaten
PEKANBARU, Riauin.com - Memasuki musim penghujan hingga akhir tahun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mulai memetakan daerah rawan bencana banjir.
Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota se-Riau untuk mewaspadai banjir.
"Saat ini Riau memasuki peralihan musim atau berada di masa transisi (pancaroba). Biasanya setelah berasap pada saat musim hujan, maka potensi banjir selalu melanda sejumlah wilayah di Riau pada saat musim hujan," katanya, Sabtu (13/10/2018).
Mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini mengatakan, pemetaan wilayah potensi banjir di Riau ini masih sama dengan kondisi pada tahun-tahun sebelumnya.
"Wilayahnya masih sama seperti tahun lalu. Tapi yang perlu mendapat perhatian serius terhadap bencana banjir yakni daerah di bantaran sungai. Seperti Kampar, Kuansing, Rohul, Pelalawan, Inhu dan Inhil," ujarnya.
Upaya yang dilakukan, sebut Edwar Sanger, pihaknya hanya bisa memberikan warning kepada masyarakat Riau yang tinggal di daerah aliran sungai.
"Sebetulnya potensi banjir juga sulit diprediksi. Namun sewaktu-waktu musibah ini bisa saja terjadi secara mendadak," cakapnya.
"Kami akan pantau terus kondisinya, terutama debit air di PLTA Koto Panjang. Termasuk intensitas curah hujan yang terjadi di Sumbar. Sebab air PLTA muaranya dari sana," cakapnya.(int/nol)
Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota se-Riau untuk mewaspadai banjir.
"Saat ini Riau memasuki peralihan musim atau berada di masa transisi (pancaroba). Biasanya setelah berasap pada saat musim hujan, maka potensi banjir selalu melanda sejumlah wilayah di Riau pada saat musim hujan," katanya, Sabtu (13/10/2018).
Mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini mengatakan, pemetaan wilayah potensi banjir di Riau ini masih sama dengan kondisi pada tahun-tahun sebelumnya.
"Wilayahnya masih sama seperti tahun lalu. Tapi yang perlu mendapat perhatian serius terhadap bencana banjir yakni daerah di bantaran sungai. Seperti Kampar, Kuansing, Rohul, Pelalawan, Inhu dan Inhil," ujarnya.
Upaya yang dilakukan, sebut Edwar Sanger, pihaknya hanya bisa memberikan warning kepada masyarakat Riau yang tinggal di daerah aliran sungai.
"Sebetulnya potensi banjir juga sulit diprediksi. Namun sewaktu-waktu musibah ini bisa saja terjadi secara mendadak," cakapnya.
"Kami akan pantau terus kondisinya, terutama debit air di PLTA Koto Panjang. Termasuk intensitas curah hujan yang terjadi di Sumbar. Sebab air PLTA muaranya dari sana," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila