PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sandi Janji Permudah Izin Penangkapan Ikan ke Nelayan Indramayu
Indramayu, Riauin.com - Cawapres nomor urut dua Sandiaga Uno berkampanye di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dalam lawatannya ke Indramayu, pria yang akrab disapa Sandiaga Uno itu berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Kabupaten Indramayu.
Sejumlah nelayan Indramayu pun curhat kepada Sandiaga Uno terkait Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Ketua Koperasi Mina Sumitra, Darto mengaku kesulitan dalam mengurus SIPI. Pasalnya, dikatakan Darto, pengusuran SIPI bisa memakan waktu yang lama, sehingga berdampak pada aktivitas nelayan di Indramayu.
"Soal perizinan penangkapan ikan jangan dipersulit lah. Ini dirasakan oleh nelayan di beberapa daerah. Mengurus SIPI itu bisa sampai dua atau tiga bulan, ini lama sekali," ucap Darto di hadapan Sandiaga Uno saat berkampanye di TPI Karangsong, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/10/2018).
Darto meminta adanya perubahan regulasi terkait pengurusan SIPI. Selain itu, Darto juga menyampaikan selama ini nelayan Karangsong tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah.
"Semoga ke depannya dimudahkan, jangan lama-lama lah pembuatan SIPI itu. Selama ini kita swadaya untuk mengeruk sungai yang dangkal, untuk memudahkan kapal-kapal bersandar. Ke depannya pemerintah bisa lebih memperhatikan," ucap Darto.
Di tempat yang sama, Sandiaga Uno mengatakan TPI Karangsong, Indramayu menyumbang sumbangsih yang besar untuk hasil tangkapan ikan di Jabar. Bahkan, lanjut Sandi, pada 2016 lalu hasil tangkapan ikan nelayan Karangsong mencapai 33.000 ton.
"Tadi saya sudah berbicara dengan nelayan dan juragan kapal, termasuk soal SIPI dan hasil tangkapan ikan. Karangsong ini menyumbang 62 persen perikanan di Jawa Barat. Ini luar biasa yang harus dikembangkan," kata Sandi.
Sandiaga pun berjanji akan mempermudah proses pembuatan SIPI bila dirinya terpilih. "keluhannya memang soal SIPI, karena prosesnya lama. 2019 nanti kita akan permudah pembuatan SIPI," ujar Sandiaga. (int/nol)
Sejumlah nelayan Indramayu pun curhat kepada Sandiaga Uno terkait Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Ketua Koperasi Mina Sumitra, Darto mengaku kesulitan dalam mengurus SIPI. Pasalnya, dikatakan Darto, pengusuran SIPI bisa memakan waktu yang lama, sehingga berdampak pada aktivitas nelayan di Indramayu.
"Soal perizinan penangkapan ikan jangan dipersulit lah. Ini dirasakan oleh nelayan di beberapa daerah. Mengurus SIPI itu bisa sampai dua atau tiga bulan, ini lama sekali," ucap Darto di hadapan Sandiaga Uno saat berkampanye di TPI Karangsong, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/10/2018).
Darto meminta adanya perubahan regulasi terkait pengurusan SIPI. Selain itu, Darto juga menyampaikan selama ini nelayan Karangsong tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah.
"Semoga ke depannya dimudahkan, jangan lama-lama lah pembuatan SIPI itu. Selama ini kita swadaya untuk mengeruk sungai yang dangkal, untuk memudahkan kapal-kapal bersandar. Ke depannya pemerintah bisa lebih memperhatikan," ucap Darto.
Di tempat yang sama, Sandiaga Uno mengatakan TPI Karangsong, Indramayu menyumbang sumbangsih yang besar untuk hasil tangkapan ikan di Jabar. Bahkan, lanjut Sandi, pada 2016 lalu hasil tangkapan ikan nelayan Karangsong mencapai 33.000 ton.
"Tadi saya sudah berbicara dengan nelayan dan juragan kapal, termasuk soal SIPI dan hasil tangkapan ikan. Karangsong ini menyumbang 62 persen perikanan di Jawa Barat. Ini luar biasa yang harus dikembangkan," kata Sandi.
Sandiaga pun berjanji akan mempermudah proses pembuatan SIPI bila dirinya terpilih. "keluhannya memang soal SIPI, karena prosesnya lama. 2019 nanti kita akan permudah pembuatan SIPI," ujar Sandiaga. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK