PILIHAN
Gerindra Sebut Jokowi Lamban Tangani Gempa Palu, PKB: Nggak Benar!
Jakarta, Riauin.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan pendapat Partai Gerindra, yang menyebut Pemerintah lamban tangani bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng), adalah tidak benar. PKB justru menilai Jokowi telah bergerak cepat.
"Tidak benar kalau penanganannya lambat. Karena justru Presiden sangat cepat, hari pertama pascagempa segera ke sana bahkan nggak hanya sekali," tegas Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (7/10/2018).
Daniel meyakini kehadiran Presiden di tengah masyarakat Palu akan mempercepat upaya pemulihan. "Kehadiran Presiden itu otomatis akan mempercepat semua usaha pemulihan kembali penanganan gempa di Sulteng," imbuh Daniel.
Terkait acara Asian Para Games serta International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) yang disebut Gerindra penghamburan uang, Daniel menuturkan Pemerintah lebih paham 'urusan dapur'-nya.
"Kan segala sudah dipersiapkan sesuai dengan rencana. Artinya Pemerintah sangat paham masalah itu sehingga segala hal-hal terkait penyederhanaan saya kira sudah dilakukan," ucap Daniel.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sebelumnya menyebut Pemerintah kelelahan karena bencana di Sulteng terjadi berdekatan dengan bencana Gempa Lombok. Dalam penanganan bencana di Sulteng, Muzani menuturkan Pemerintah ketinggalan dalam layanan tanggap darurat. Apalagi sempat terjadi penjarahan yang memperburuk situasi.
"Dalam kasus Palu dan Donggala, saya merasa pemerintah lambat dalam menangani itu. Pemerintah seperti kelelahan Lombok, kemudian bencana Palu dalam waktu dekat," ucap Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Hotel Santika Depok, Jawa Barat, Jumat (5/10).
Dia juga menyoroti adanya perhelatan pentas olahraga internasional Asian Para Games serta International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB). Muzani menilai perhelatan itu memunculkan ironi di tengah bencana.
"Menurut saya, sekali lagi, itu adalah penghamburan uang. Di sisi lain, kalaupun Asian Para Games tidak bisa ditunda, sederhanakan ini karena delegasi negara Asia sudah pada datang. Saya kira harus memberikan simpati dan empati yang besar kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah ini," tutur dia. (int/nol)
"Tidak benar kalau penanganannya lambat. Karena justru Presiden sangat cepat, hari pertama pascagempa segera ke sana bahkan nggak hanya sekali," tegas Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (7/10/2018).
Daniel meyakini kehadiran Presiden di tengah masyarakat Palu akan mempercepat upaya pemulihan. "Kehadiran Presiden itu otomatis akan mempercepat semua usaha pemulihan kembali penanganan gempa di Sulteng," imbuh Daniel.
Terkait acara Asian Para Games serta International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) yang disebut Gerindra penghamburan uang, Daniel menuturkan Pemerintah lebih paham 'urusan dapur'-nya.
"Kan segala sudah dipersiapkan sesuai dengan rencana. Artinya Pemerintah sangat paham masalah itu sehingga segala hal-hal terkait penyederhanaan saya kira sudah dilakukan," ucap Daniel.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sebelumnya menyebut Pemerintah kelelahan karena bencana di Sulteng terjadi berdekatan dengan bencana Gempa Lombok. Dalam penanganan bencana di Sulteng, Muzani menuturkan Pemerintah ketinggalan dalam layanan tanggap darurat. Apalagi sempat terjadi penjarahan yang memperburuk situasi.
"Dalam kasus Palu dan Donggala, saya merasa pemerintah lambat dalam menangani itu. Pemerintah seperti kelelahan Lombok, kemudian bencana Palu dalam waktu dekat," ucap Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Hotel Santika Depok, Jawa Barat, Jumat (5/10).
Dia juga menyoroti adanya perhelatan pentas olahraga internasional Asian Para Games serta International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB). Muzani menilai perhelatan itu memunculkan ironi di tengah bencana.
"Menurut saya, sekali lagi, itu adalah penghamburan uang. Di sisi lain, kalaupun Asian Para Games tidak bisa ditunda, sederhanakan ini karena delegasi negara Asia sudah pada datang. Saya kira harus memberikan simpati dan empati yang besar kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah ini," tutur dia. (int/nol)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas