PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Para Ulama Minta Keadilan Sosial Jika Ma'ruf Amin Jadi Wapres
Jakarta, Riauin.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengklaim para habib dan ulama berpesan supaya dia mewujudkan keadilan sosial, jika terpilih bersama Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019. Pesan itu disampaikan saat menerima kunjungan sejumlah habib dan ulama dari berbagai daerah di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/10).
"Ekonomi kerakyatan, ekonomi berkeadilan, ini bisa diwujudkan di dalam negara Republik Indonesia. Itu pesan-pesan beliau," kata Ma'ruf di Rumah Situbondo Nomor 12.
Sedikitnya terdapat 33 perwakilan habib dan ulama berkunjung ke kediaman Ma'ruf. Selain itu, kata Ma'ruf para habaib dan ulama juga berharap kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf ketika dipercaya memimpin Indonesia kegaduhan politik di Indonesia bisa berakhir. Menurutnya, mereka juga berharap seluruh pihak kompak membangun Indonesia.
"Sudah cukuplah kegaduhan-kegaduhan yang selama ini terjadi. Besok tidak lagi ada. Semuanya kompak satu membangun bangsa," ujarnya.
Para habaib dan ulama yang hadir dalam pertemuan itu di antaranya, Pembina Pondok Pesantren Kauman, Lasem, KH Zaim Ahmad Ma'shoem alias Gus Zaim, Habib Zainal Abidin Bilfaqeh, Habib Ahmad Alhabsyi, KH Muhammad Ghufron, KH Maksum Hasyim, KH Faisol Amrullah, Habib Mahdi Alhered.
Kemudian, Habib Muhammad Habibi, KH Sonhaji Abdul Shomad, KH Habibullah, KH Abdul Khamid, KH A. Badawi Basyir, Kudus; KH. Akhmad Rosikh MIS Sarang; KH W. Maghfur Siradj, Semarang; KH. Moenawir, Ungaran; KH Bahrudin Ali.
Selain itu, KH Zainal Arifin Ghufron, KH Udin Muin, KH Zainul Huda, KH Muhammad Thoha Ghoffar, KH Nurul Fuad Zain Alhafidz, KH Ibnu Mulkan dari Ponpes Nurul Ibad, KH Syain Qodir, KH Ahmad Sulaiman, Lc. MA, KH Muhanmad Tohir.
Selanjutnya KH Nuryasin, Habib Muhsin, KH Makmun Syukron, KH Muhammad Subhi, Kiai Ahmad Fauzi dari Ponpes Al-Qudwah, H. Makki Pimpinan Ponpes Darul Qur'an Pandeglang, Banten; Ustaz Hayumi Kalodran Serang, Banten; dan Andy Suhud dari Abdi Kesultanan Banten.
Dukung Jokowi-Ma'ruf
Para habaib dan ulama ini pun menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf. Mereka sepakat untuk memenangkan pasangan yang diusung PDIP, Golkar, PKB NasDem, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI pada pesta demokrasi lima tahunan kali ini.
"Siap memenangkan pasangan Ir. Joko Widodo- KH. Ma'ruf Amin dalam kontestasi Pilpres 2019," kata KH Ahmad Badawi Basyir di tempat yang sama.
Badawi melanjutkan bahwa pihaknya juga siap menjaga keutuhan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menurutnya, pihaknya berkomitmen menciptakan iklim politik yang aman, sejuk dan damai, serta berusaha tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.
Selain itu, kata Badawi pihaknya siap merawat keharmonisan hubungan antar warga negara, bersikap toleran dan saling menghormati setiap perbedaan pilihan politik.
"(Kami) siap mendorong seluruh elemen masyarakat agar melaksanakan pemilihan presiden dan pemilihan Legislatif 2019, tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang," kata dia. (int/nol)
"Ekonomi kerakyatan, ekonomi berkeadilan, ini bisa diwujudkan di dalam negara Republik Indonesia. Itu pesan-pesan beliau," kata Ma'ruf di Rumah Situbondo Nomor 12.
Sedikitnya terdapat 33 perwakilan habib dan ulama berkunjung ke kediaman Ma'ruf. Selain itu, kata Ma'ruf para habaib dan ulama juga berharap kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf ketika dipercaya memimpin Indonesia kegaduhan politik di Indonesia bisa berakhir. Menurutnya, mereka juga berharap seluruh pihak kompak membangun Indonesia.
"Sudah cukuplah kegaduhan-kegaduhan yang selama ini terjadi. Besok tidak lagi ada. Semuanya kompak satu membangun bangsa," ujarnya.
Para habaib dan ulama yang hadir dalam pertemuan itu di antaranya, Pembina Pondok Pesantren Kauman, Lasem, KH Zaim Ahmad Ma'shoem alias Gus Zaim, Habib Zainal Abidin Bilfaqeh, Habib Ahmad Alhabsyi, KH Muhammad Ghufron, KH Maksum Hasyim, KH Faisol Amrullah, Habib Mahdi Alhered.
Kemudian, Habib Muhammad Habibi, KH Sonhaji Abdul Shomad, KH Habibullah, KH Abdul Khamid, KH A. Badawi Basyir, Kudus; KH. Akhmad Rosikh MIS Sarang; KH W. Maghfur Siradj, Semarang; KH. Moenawir, Ungaran; KH Bahrudin Ali.
Selain itu, KH Zainal Arifin Ghufron, KH Udin Muin, KH Zainul Huda, KH Muhammad Thoha Ghoffar, KH Nurul Fuad Zain Alhafidz, KH Ibnu Mulkan dari Ponpes Nurul Ibad, KH Syain Qodir, KH Ahmad Sulaiman, Lc. MA, KH Muhanmad Tohir.
Selanjutnya KH Nuryasin, Habib Muhsin, KH Makmun Syukron, KH Muhammad Subhi, Kiai Ahmad Fauzi dari Ponpes Al-Qudwah, H. Makki Pimpinan Ponpes Darul Qur'an Pandeglang, Banten; Ustaz Hayumi Kalodran Serang, Banten; dan Andy Suhud dari Abdi Kesultanan Banten.
Dukung Jokowi-Ma'ruf
Para habaib dan ulama ini pun menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf. Mereka sepakat untuk memenangkan pasangan yang diusung PDIP, Golkar, PKB NasDem, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI pada pesta demokrasi lima tahunan kali ini.
"Siap memenangkan pasangan Ir. Joko Widodo- KH. Ma'ruf Amin dalam kontestasi Pilpres 2019," kata KH Ahmad Badawi Basyir di tempat yang sama.
Badawi melanjutkan bahwa pihaknya juga siap menjaga keutuhan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menurutnya, pihaknya berkomitmen menciptakan iklim politik yang aman, sejuk dan damai, serta berusaha tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.
Selain itu, kata Badawi pihaknya siap merawat keharmonisan hubungan antar warga negara, bersikap toleran dan saling menghormati setiap perbedaan pilihan politik.
"(Kami) siap mendorong seluruh elemen masyarakat agar melaksanakan pemilihan presiden dan pemilihan Legislatif 2019, tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang," kata dia. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK