PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Kominfo Ajukan Pemblokiran Situs Skandal Sandiaga
Jakarta, Riauin.com - Heboh munculnya situs yang menuding cawapres Sandiaga Salahuddin Uno berselingkuh direspons oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Setelah mendapat permintaan polisi, Kominfo memblokir situs tersebut.
"Kami sudah ajukan pemblokiran ke ISP (internet service provider) pada jam 10.30 WIB pagi tadi," kata Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu saat dikonfirmasi, Selasa (25/9/2018).
Saat ini, langkah selanjutnya adalah menunggu masing-masing provider memblokir situs tersebut. Hingga pukul 14.00 WIB, situs tersebut masih bisa diakses menggunakan beberapa provider.
Dalam web tersebut, Sandi diisukan berselingkuh dengan perempuan berinisial MB, pejabat di satu perusahaan terkemuka. MB juga disebut sering ke Balai Kota DKI Jakarta saat Sandi masih menjabat Wagub DKI Jakarta.
Koordinator juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan web tersebut hanyalah berisi fitnah. Dahnil tak mengenal MB dan dia meminta polisi bertindak.
"Sekarang kita tagih gimana dengan mereka-mereka yang menebar fitnah terhadap Pak Sandi, dalam hal ini pihak oposisi. Jangan sampai kemudian ada fitnah yang menyangkut presiden, menyangkut petahana itu polisi cepat sekali menuntaskannya," ucap Dahnil.
Sebelumnya, polisi menyelidiki kabar beredarnya situs yang menuding cawapres Sandiaga Uno berselingkuh. Polisi meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs tersebut.
"Polisi sudah meminta Kominfo untuk blokir situs itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dihubungi, Selasa (25/9/2018). (int/nol)
"Kami sudah ajukan pemblokiran ke ISP (internet service provider) pada jam 10.30 WIB pagi tadi," kata Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu saat dikonfirmasi, Selasa (25/9/2018).
Saat ini, langkah selanjutnya adalah menunggu masing-masing provider memblokir situs tersebut. Hingga pukul 14.00 WIB, situs tersebut masih bisa diakses menggunakan beberapa provider.
Dalam web tersebut, Sandi diisukan berselingkuh dengan perempuan berinisial MB, pejabat di satu perusahaan terkemuka. MB juga disebut sering ke Balai Kota DKI Jakarta saat Sandi masih menjabat Wagub DKI Jakarta.
Koordinator juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan web tersebut hanyalah berisi fitnah. Dahnil tak mengenal MB dan dia meminta polisi bertindak.
"Sekarang kita tagih gimana dengan mereka-mereka yang menebar fitnah terhadap Pak Sandi, dalam hal ini pihak oposisi. Jangan sampai kemudian ada fitnah yang menyangkut presiden, menyangkut petahana itu polisi cepat sekali menuntaskannya," ucap Dahnil.
Sebelumnya, polisi menyelidiki kabar beredarnya situs yang menuding cawapres Sandiaga Uno berselingkuh. Polisi meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs tersebut.
"Polisi sudah meminta Kominfo untuk blokir situs itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dihubungi, Selasa (25/9/2018). (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK