PILIHAN
Jelang Ramadan, XL Uji Jaringan di 5 Wilayah
PADANG - XL kembali menggelar uji coba jaringan menjelang Ramadan. Rutinitas tahunan
bertajuk "NetRally" ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan menghadapi kerap
naiknya trafik pelanggan di bulan suci.
Tahun ini XL lagi-lagi mengekspansi titik pengujian jaringannya. Dua tahun lalu uji jaringan hanya digelar sepanjang Pantura sebagai jalur mudik teramai. Tahun lalu, uji jaringan diperluas hingga ke sepanjang selatan Jawa yang titik ujungnya berada di Yogyakarta.
Nah, kini area-area luar Jawa pun kebagian giliran pengujian. Dari Jakarta hingga Merak, Padang hingga Bukittinggi, Solo hingga Semarang, Surabaya hingga Malang dan Banjarmasin hingga Martapura.
"Semua dilakukan serempak. Nanti sore kita akan lakukan video call dengan teman-teman di 4 titik lainnya," kata Direktur Service Management XL Ongki Kurniawan saat rombongan wartawan tiba di Padang, Kamis (28/5/3015).
Ongki mengakui tantangan XL tahun ini semakin besar. Perilaku pelanggan yang lebih dominan ke penggunaan data ketimbang SMS dan voice memiliki konsekuensi sendiri bagi operator.
"Dulu kalau Ramadan saya jagain SMS. Sekarang koneksi data yang lebih difokuskan. Kita harus menyesuaikan dengan perubahan perilaku pelanggan," kata Ongki.
Pasalnya, optimalisasi koneksi data lebih kompleks dibandingkan SMS dan Voice. Di dalamnya ada pengaturan regulasi yang lebih signifikan, persaingan operator yang lebih sengit dan tuntutan pelanggan yang lebih tinggi.
"Dari bangun tidur sampai kembali tidur pengguna sangat intim dengan koneksi data. Jaringan dituntut selalu prima. Lima menit saja jaringan putus, keluhannya akan sangat besar. Tugas kita makin berat, investasi makin besar," direktur XL termuda ini menjelaskan.
Dalam empat tahun terakhir, XL telah menggelontorkan investasi senilai Rp 40 triliun untuk
pengembangan infrastruktur. Hal ini, kata Ongki, juga untuk mendukung program pemerintah
menuju Indonesia Broadband Plan.
Padang merupakan salah satu wilayah dengan investasi paling besar. Walau, jaringan yang
dioptimalkan baru sebatas 3G. Itupun masih ada beberapa area yang belum terjangkau.
"Bukan cuma kami, tapi operator lain juga kesulitan meraih beberapa titik," kata Ongki.
Bagaimanapun tantangannya, Ongki mengklaim XL bakal terus berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggannya. "Tim memastikan layanan XL selalu prima. Optimisasi kita lakukan secara terus menerus," pungkasnya kepada kompas.com.(*)
bertajuk "NetRally" ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan menghadapi kerap
naiknya trafik pelanggan di bulan suci.
Tahun ini XL lagi-lagi mengekspansi titik pengujian jaringannya. Dua tahun lalu uji jaringan hanya digelar sepanjang Pantura sebagai jalur mudik teramai. Tahun lalu, uji jaringan diperluas hingga ke sepanjang selatan Jawa yang titik ujungnya berada di Yogyakarta.
Nah, kini area-area luar Jawa pun kebagian giliran pengujian. Dari Jakarta hingga Merak, Padang hingga Bukittinggi, Solo hingga Semarang, Surabaya hingga Malang dan Banjarmasin hingga Martapura.
"Semua dilakukan serempak. Nanti sore kita akan lakukan video call dengan teman-teman di 4 titik lainnya," kata Direktur Service Management XL Ongki Kurniawan saat rombongan wartawan tiba di Padang, Kamis (28/5/3015).
Ongki mengakui tantangan XL tahun ini semakin besar. Perilaku pelanggan yang lebih dominan ke penggunaan data ketimbang SMS dan voice memiliki konsekuensi sendiri bagi operator.
"Dulu kalau Ramadan saya jagain SMS. Sekarang koneksi data yang lebih difokuskan. Kita harus menyesuaikan dengan perubahan perilaku pelanggan," kata Ongki.
Pasalnya, optimalisasi koneksi data lebih kompleks dibandingkan SMS dan Voice. Di dalamnya ada pengaturan regulasi yang lebih signifikan, persaingan operator yang lebih sengit dan tuntutan pelanggan yang lebih tinggi.
"Dari bangun tidur sampai kembali tidur pengguna sangat intim dengan koneksi data. Jaringan dituntut selalu prima. Lima menit saja jaringan putus, keluhannya akan sangat besar. Tugas kita makin berat, investasi makin besar," direktur XL termuda ini menjelaskan.
Dalam empat tahun terakhir, XL telah menggelontorkan investasi senilai Rp 40 triliun untuk
pengembangan infrastruktur. Hal ini, kata Ongki, juga untuk mendukung program pemerintah
menuju Indonesia Broadband Plan.
Padang merupakan salah satu wilayah dengan investasi paling besar. Walau, jaringan yang
dioptimalkan baru sebatas 3G. Itupun masih ada beberapa area yang belum terjangkau.
"Bukan cuma kami, tapi operator lain juga kesulitan meraih beberapa titik," kata Ongki.
Bagaimanapun tantangannya, Ongki mengklaim XL bakal terus berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggannya. "Tim memastikan layanan XL selalu prima. Optimisasi kita lakukan secara terus menerus," pungkasnya kepada kompas.com.(*)
Berita Lainnya
Realisasi Cek Kesehatan Gratis Baru 18,5 Persen, Pemprov Riau Kejar Target Nasional
Antisipasi Musim Kemarau, Riau Terbitkan Maklumat Cegah Karhutla
Pemprov Riau Jajaki Obligasi Daerah Guna Tutup Defisit Pembiayaan Pembangunan
Kasus Kericuhan di DPRD Riau Masuk Tahap Pemeriksaan, Bk Siapkan Rekomendasi ke Pimpinan
Gemuri Riau Desak Penguatan Rohis, Usulkan Penambahan Jam Pelajaran Agama di Sekolah
Tembus Wilayah Pesisir Riau, BI dan Pemprov Jamin Ketersediaan Uang Layak Edar
Realisasi Cek Kesehatan Gratis Baru 18,5 Persen, Pemprov Riau Kejar Target Nasional
Antisipasi Musim Kemarau, Riau Terbitkan Maklumat Cegah Karhutla
Pemprov Riau Jajaki Obligasi Daerah Guna Tutup Defisit Pembiayaan Pembangunan
Kasus Kericuhan di DPRD Riau Masuk Tahap Pemeriksaan, Bk Siapkan Rekomendasi ke Pimpinan
Gemuri Riau Desak Penguatan Rohis, Usulkan Penambahan Jam Pelajaran Agama di Sekolah
Tembus Wilayah Pesisir Riau, BI dan Pemprov Jamin Ketersediaan Uang Layak Edar