PILIHAN
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Dana Pemprov Macet, Gaji Guru Bantu di Pekanbaru Menunggak
PEKANBARU, Riauin.com - Pembayaran gaji ratusan guru provinsi yang diperbantukan untuk Kota Pekanbaru menunggak. Penyebabnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum menerima dana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk pembayaran gaji bulan Agustus.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dijelaskannya, gaji mereka berasal dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Riau‎.
"Dana dari provinsi belum masuk, pembayaran belum bisa dilakukan," ungkap Jamal, Rabu (19/9/2018).
Saat ini ada 308 orang guru bantu yang mengajar, mulai dari jenjang pendidikan tamanan kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Pekanbaru.
"Gaji yang mereka terima gaji sekitar Rp 2 juta perbulan," kata dia.
Lanjutnya, Disdik telah berkoordinasi dengan Pemprov meminta untuk segara dibayarkan. "Kalau sudah masuk uangnya pasti langsung kita bayarkan, Untuk administrasi telah kita siapkan semua," ujarnya
Kondisi ini berbeda dengan guru yang sumber gajinya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
"Kalau uangnya dari APBD kita sudah dibayarkan. Seperti guru honorer (GTT) sudah kita bayarkan gaji mereka begitu pula dengan guru komite," jelasnya.(int/nol)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dijelaskannya, gaji mereka berasal dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Riau‎.
"Dana dari provinsi belum masuk, pembayaran belum bisa dilakukan," ungkap Jamal, Rabu (19/9/2018).
Saat ini ada 308 orang guru bantu yang mengajar, mulai dari jenjang pendidikan tamanan kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Pekanbaru.
"Gaji yang mereka terima gaji sekitar Rp 2 juta perbulan," kata dia.
Lanjutnya, Disdik telah berkoordinasi dengan Pemprov meminta untuk segara dibayarkan. "Kalau sudah masuk uangnya pasti langsung kita bayarkan, Untuk administrasi telah kita siapkan semua," ujarnya
Kondisi ini berbeda dengan guru yang sumber gajinya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
"Kalau uangnya dari APBD kita sudah dibayarkan. Seperti guru honorer (GTT) sudah kita bayarkan gaji mereka begitu pula dengan guru komite," jelasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila