PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sel Mewah Novanto, Pukat UGM Desak Menkumham Evaluasi Ditjen Pas
Jakarta, berazamcom - Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, kepergok memiliki sel mewah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jabar. Pukat UGM, mendesak agar Menkumham Yasonna Laoly melakukan evaluasi besar-besaran di lingkungan Ditjen Pas.
"Harus ada gebrakan dari Menkumham untuk membenahi jajarannya terutama di Ditjen Pas. Harus dievaluasi mengapa ini bisa terus berulang," ucap peneliti Pukat UGM, Oce Madril, saat diwawancara wartawan, Minggu (16/9/2018).
Oce menilai, karena kasus ini terus berulang, harusnya ada penyegaran di tubuh Kemenkumham. Dia menjelaskan, pencopotan Dirjen Pas pantas dilakukan karena kasus sel mewah selalu terulang.
"Saya rasa kalaupun ada pencopotan harus di jajaran Dirjen, harus evaluasi besar-besaran. Di samping itu Kalapas juga harus bertanggung jawab karena ini wilayahnya. Tapi jangan hanya di Kalapas saja pencopotan, harus di level atasnya," ungkapnya.
Oce menambahkan, seharusnya kasus seperti ini tidak perlu terjadi jika para pejabat Kemenkumham antikorupsi. Dia menduga ada aroma suap di balik peristiwa berulang ini.
"Jadi harus ditunggulah gebrakan apa yang akan dilakukan Menkumham," ucapnya.
Sel mewah Novanto terungkap ketika Ombudsman melakukan sidak. Di sana Ombudsman sel Novanto yang lebih besar dan mewah. Salah satunya toilet di sel tersebut yang beda dengan napi lainnya.(int/nol)
"Harus ada gebrakan dari Menkumham untuk membenahi jajarannya terutama di Ditjen Pas. Harus dievaluasi mengapa ini bisa terus berulang," ucap peneliti Pukat UGM, Oce Madril, saat diwawancara wartawan, Minggu (16/9/2018).
Oce menilai, karena kasus ini terus berulang, harusnya ada penyegaran di tubuh Kemenkumham. Dia menjelaskan, pencopotan Dirjen Pas pantas dilakukan karena kasus sel mewah selalu terulang.
"Saya rasa kalaupun ada pencopotan harus di jajaran Dirjen, harus evaluasi besar-besaran. Di samping itu Kalapas juga harus bertanggung jawab karena ini wilayahnya. Tapi jangan hanya di Kalapas saja pencopotan, harus di level atasnya," ungkapnya.
Oce menambahkan, seharusnya kasus seperti ini tidak perlu terjadi jika para pejabat Kemenkumham antikorupsi. Dia menduga ada aroma suap di balik peristiwa berulang ini.
"Jadi harus ditunggulah gebrakan apa yang akan dilakukan Menkumham," ucapnya.
Sel mewah Novanto terungkap ketika Ombudsman melakukan sidak. Di sana Ombudsman sel Novanto yang lebih besar dan mewah. Salah satunya toilet di sel tersebut yang beda dengan napi lainnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK