PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Timses Prabowo-Sandi Diumumkan 20 September, Anies tak Masuk
JAKARTA, Riauin.com - Susunan tim sukses pemenangan pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden RI, Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno, akan diumumkan pada 20 September 2018. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipastikan tak masuk ke dalam susunan tim.
"Tim pemenangan akan diisi oleh orang profesional yang tidak berbenturan dengan kepentingan," kata Sandiaga, di Lapangan Basket Kemenpora, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9).
Sandiaga menyampaikan perintah dari Prabowo agar mereka yang masih bertugas seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau kepala daerah lainnya tidak ikut, tapi fokus pada pemerintahannya. Diharapkan para kepala daerah jangan sampai terganggu dengan adanya agenda pemilihan presiden (pilpres), karena mereka dipilih dan dipercaya rakyat untuk memajukan daerahnya masing-masing.
"Kita tidak ingin terpecah belah, tapi justru untuk mempersatukan dan membangun daerahnya masing-masing," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Sandiaga mengharapkan, para kepala daerah yang diusung oleh partai pengusung Prabowo-Sandiaga agar lebih fokus ke daerahnya. "Walaupun mengajukan cuti, itu menganggu ritme kerja sebagai kepala daerah," katanya.
Sandiaga merasakan hal itu sehingga memilih mengundurkan diri sebagai Wagub DKI dan tidak mengambil cuti yang sebenarnya bisa dilakukan. Nama ketua tim sukses pasangan Prabowo-Sandiaga sudah mengerucut pada satu nama yaitu Djoko Santoso yang merupakan mantan Panglima TNI.
"Pak Djoko punya jaringan, punya kepemimpinan dan hubungan yang baik. Kita berharap pak Djoko membantu finalisasi yang dibantu oleh lapis kedua dan ketiga, energik dan diterima di semua partai politik," kata Sandiaga.
Djoko Santoso mengaku siap memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Kesiapan itu apabila semua partai politik koalisi setuju dengan usulan Prabowo yang menunjuknya sebagai ketua tim pemenangan.
"Ya, namanya tentara harus siap, tidak ada yang tidak siap kalau untuk negara," kata Djoko di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (14/8).
Menurut dia, nanti ada tim yang akan mengomunikasikan dengan parpol koalisi terkait usulan Prabowo yang menunjuknya sebagai ketua tim pemenangan. Dalam pertemuannya dengan Prabowo, Ketum Gerindra itu berpesan agar dirinya bekerja keras, cerdas, dan ikhlas dalam upaya memenangkan Prabowo/Sandi pada pilpres mendatang.
"Saya ketika jadi Panglima TNI sudah biasa mengendalikan, tantangannya sama saja," ujarnya.(int/nol)
"Tim pemenangan akan diisi oleh orang profesional yang tidak berbenturan dengan kepentingan," kata Sandiaga, di Lapangan Basket Kemenpora, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9).
Sandiaga menyampaikan perintah dari Prabowo agar mereka yang masih bertugas seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau kepala daerah lainnya tidak ikut, tapi fokus pada pemerintahannya. Diharapkan para kepala daerah jangan sampai terganggu dengan adanya agenda pemilihan presiden (pilpres), karena mereka dipilih dan dipercaya rakyat untuk memajukan daerahnya masing-masing.
"Kita tidak ingin terpecah belah, tapi justru untuk mempersatukan dan membangun daerahnya masing-masing," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Sandiaga mengharapkan, para kepala daerah yang diusung oleh partai pengusung Prabowo-Sandiaga agar lebih fokus ke daerahnya. "Walaupun mengajukan cuti, itu menganggu ritme kerja sebagai kepala daerah," katanya.
Sandiaga merasakan hal itu sehingga memilih mengundurkan diri sebagai Wagub DKI dan tidak mengambil cuti yang sebenarnya bisa dilakukan. Nama ketua tim sukses pasangan Prabowo-Sandiaga sudah mengerucut pada satu nama yaitu Djoko Santoso yang merupakan mantan Panglima TNI.
"Pak Djoko punya jaringan, punya kepemimpinan dan hubungan yang baik. Kita berharap pak Djoko membantu finalisasi yang dibantu oleh lapis kedua dan ketiga, energik dan diterima di semua partai politik," kata Sandiaga.
Djoko Santoso mengaku siap memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Kesiapan itu apabila semua partai politik koalisi setuju dengan usulan Prabowo yang menunjuknya sebagai ketua tim pemenangan.
"Ya, namanya tentara harus siap, tidak ada yang tidak siap kalau untuk negara," kata Djoko di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (14/8).
Menurut dia, nanti ada tim yang akan mengomunikasikan dengan parpol koalisi terkait usulan Prabowo yang menunjuknya sebagai ketua tim pemenangan. Dalam pertemuannya dengan Prabowo, Ketum Gerindra itu berpesan agar dirinya bekerja keras, cerdas, dan ikhlas dalam upaya memenangkan Prabowo/Sandi pada pilpres mendatang.
"Saya ketika jadi Panglima TNI sudah biasa mengendalikan, tantangannya sama saja," ujarnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK