PILIHAN
Soal Tidak Naiknya Bendera Merah Putih di Halaman Kantor, Ini Kata Ketua DPRD Inhil
TEMBILAHAN, Riauin.com - Ketua DPRD Inhil, H Dani M Nursalam, menyayangkan peristiwa tidak dikibarkannya bendera merah putih saat HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Jumat (17/8/2018).
Hal itu seharusnya menurut Dani, tidak sampai terjadi, mengingat pengibaran bendera merah putih merupakan kewajiban bagi bangsa Indonesia. Dia minta agar Sekretariat DPRD mengambil tindakan atas peristiwa itu.
"Kami sangat menyayangkan kenapa sampai ini bisa terjadi," kata Dani, dengan nada kecewa, Minggu(19/8/2018).
Secara kelembagaan, Dani mengaku telah mendesak agar Sekretaris Dewan (Sekwan), mengambil tindakan tegas kepada pihak yang anggap bertanggung jawab dengan kejadian itu. Jika, terbukti hal itu disengaja, maka bisa dilakukan pemecatan.
"Harus ditelusuri, siapa yang bertanggung jawab. Apakah ini sengaja, atau hanya kelalaian. Tapi tetap harus diberikan sangsi,"pinta Politisi PKB itu.
Masih dikatakan Dani, secara teknis kelengkapan maupun keperluan anggota DPRD ditangani oleh Sekretariat Dewan (Setwan). Demikian pul halnya dengan menaik dan menurunkan bendera pada hari biasa.
"Setehu kita, ada petugas piket yang bertanggung jawab untuk hal itu," paparya. Saat 17 Agustus, sebut Dani, bisa dikatakan seluruh anggota DPRD turun ke konstituen. Artinya, tidak ada aktivitas rapat di Kantor DPRD.
Namun, bukan berarti Kantor DPRD tidak dijaga. Saat itu tetap ada pihak-pihak yang betugas mengurus Kantor DPRD. Kedepan hal itu diharapkan Dani, tidak sampai terjadi. Apalagi momen Dirgahayu Kemerdekaan RI seperti saat itu.(int/nol)
Hal itu seharusnya menurut Dani, tidak sampai terjadi, mengingat pengibaran bendera merah putih merupakan kewajiban bagi bangsa Indonesia. Dia minta agar Sekretariat DPRD mengambil tindakan atas peristiwa itu.
"Kami sangat menyayangkan kenapa sampai ini bisa terjadi," kata Dani, dengan nada kecewa, Minggu(19/8/2018).
Secara kelembagaan, Dani mengaku telah mendesak agar Sekretaris Dewan (Sekwan), mengambil tindakan tegas kepada pihak yang anggap bertanggung jawab dengan kejadian itu. Jika, terbukti hal itu disengaja, maka bisa dilakukan pemecatan.
"Harus ditelusuri, siapa yang bertanggung jawab. Apakah ini sengaja, atau hanya kelalaian. Tapi tetap harus diberikan sangsi,"pinta Politisi PKB itu.
Masih dikatakan Dani, secara teknis kelengkapan maupun keperluan anggota DPRD ditangani oleh Sekretariat Dewan (Setwan). Demikian pul halnya dengan menaik dan menurunkan bendera pada hari biasa.
"Setehu kita, ada petugas piket yang bertanggung jawab untuk hal itu," paparya. Saat 17 Agustus, sebut Dani, bisa dikatakan seluruh anggota DPRD turun ke konstituen. Artinya, tidak ada aktivitas rapat di Kantor DPRD.
Namun, bukan berarti Kantor DPRD tidak dijaga. Saat itu tetap ada pihak-pihak yang betugas mengurus Kantor DPRD. Kedepan hal itu diharapkan Dani, tidak sampai terjadi. Apalagi momen Dirgahayu Kemerdekaan RI seperti saat itu.(int/nol)
Berita Lainnya
Buaya Muara 2,4 Meter Masuk Permukiman di Inhil Riau, Dievakuasi Aparat dan Warga
Tim Gabungan Sisir Sungai Indragiri Pasca Kemunculan Buaya 4 Meter di Tembilahan
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Buaya Muara 2,4 Meter Masuk Permukiman di Inhil Riau, Dievakuasi Aparat dan Warga
Tim Gabungan Sisir Sungai Indragiri Pasca Kemunculan Buaya 4 Meter di Tembilahan
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu