PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Malam Ini, Dialog dan Pagelaran Budaya Nusantara Digelar
PEKANBARU, riauin.com--Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerjasama dengan Penggerak Budaya Nusantara melaksanakan Pentas dan Dialog Budaya di Kota Pekanbaru, dengan tema besar “Harmoni Indonesiaâ€.
Menurut K.H. Ahmad S Utomo, Pembina Penggerak Budaya Nusantara, acara tersebut dilaksanakan di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru, Selasa (7/8/2018) mendatang mulai pukul 19.00 – 22.30 WIB.
Acara dimulai dengan penampilan musik Melayu untuk menyambut tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Serta dimanjakan dengan tari persembahan Riau dari sanggar tari mahligai bertuah Riau.
Dijelaskan Ahmad S Utomo, rangkaian acara Harmoni Indonesia bertujuan untuk melestarikan budaya serta membumikan nilai-nilai dasar Pancasila dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, "berbeda-beda tetap satu jua" kepada masyarakat melalui pentas dan dialog budaya. Selain itu acara tersebut dijadikan sebagai wadah untuk mensosialisasikan gerakan anti hoax dan radikalisme kepada masyarakat.
Acara juga dimeriahkan dengan stand comedy dan balas pantun dari komika Nasional Budi Kusuma. Selepas pementasan budaya, acara dilanjutkan Dialog Budaya "Generasi Sadar Media dan Budaya" dengan pembicara oleh Drs Gun Gun Siswadi. M.Si (Staf Khusus Komunikasi dan Media Massa Menkominfo RI), SPN. GP. Ade Darmawi (Budayawan dan Duta Budaya Melayu Riau), KH. Ahmad Sugeng Utomo (Pembina Penggerak Budaya Nusantara), Muhammad De Putra (Santrawan Muda Riau).
Kemudian acara dilanjutkan dengan deklarasi masyarakat anti hoax dan radikalisme yang dipimpin oleh Kepolisian Daerah Provinsi Riau. Rangkaian acara Harmoni Indonesia ini ditutup dengan do'a bersama untuk negeri.
Koordinator Wilayah LSM LIRA Riau Boma Harmen Fadly, menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan Pentas dan Dialog Budaya tersebut. "Kegiatannya sangat bagus dan patut untuk didukung. Apalagi dalam rangkaian acaranya juga ada kegiatan deklarasi masyarakat anti hoax dan radikalisme," kata Boma.
Menurut Boma, Presiden LSM LIRA M Yusuf Rizal juga sangat mendukung rangkaian acara Harmoni Indonesia itu. "Presiden (LIRA, Yusuf Rizal) juga minta kami untuk mendukung dan ikut menyukseskan kegiatan itu," kata Boma Harmen, yang kini digadang-gadang bakal segera promosi menjadi Gubernur LIRA Provinsi Riau. (vie/rls)
Menurut K.H. Ahmad S Utomo, Pembina Penggerak Budaya Nusantara, acara tersebut dilaksanakan di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru, Selasa (7/8/2018) mendatang mulai pukul 19.00 – 22.30 WIB.
Acara dimulai dengan penampilan musik Melayu untuk menyambut tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Serta dimanjakan dengan tari persembahan Riau dari sanggar tari mahligai bertuah Riau.
Dijelaskan Ahmad S Utomo, rangkaian acara Harmoni Indonesia bertujuan untuk melestarikan budaya serta membumikan nilai-nilai dasar Pancasila dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, "berbeda-beda tetap satu jua" kepada masyarakat melalui pentas dan dialog budaya. Selain itu acara tersebut dijadikan sebagai wadah untuk mensosialisasikan gerakan anti hoax dan radikalisme kepada masyarakat.
Acara juga dimeriahkan dengan stand comedy dan balas pantun dari komika Nasional Budi Kusuma. Selepas pementasan budaya, acara dilanjutkan Dialog Budaya "Generasi Sadar Media dan Budaya" dengan pembicara oleh Drs Gun Gun Siswadi. M.Si (Staf Khusus Komunikasi dan Media Massa Menkominfo RI), SPN. GP. Ade Darmawi (Budayawan dan Duta Budaya Melayu Riau), KH. Ahmad Sugeng Utomo (Pembina Penggerak Budaya Nusantara), Muhammad De Putra (Santrawan Muda Riau).
Kemudian acara dilanjutkan dengan deklarasi masyarakat anti hoax dan radikalisme yang dipimpin oleh Kepolisian Daerah Provinsi Riau. Rangkaian acara Harmoni Indonesia ini ditutup dengan do'a bersama untuk negeri.
Koordinator Wilayah LSM LIRA Riau Boma Harmen Fadly, menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan Pentas dan Dialog Budaya tersebut. "Kegiatannya sangat bagus dan patut untuk didukung. Apalagi dalam rangkaian acaranya juga ada kegiatan deklarasi masyarakat anti hoax dan radikalisme," kata Boma.
Menurut Boma, Presiden LSM LIRA M Yusuf Rizal juga sangat mendukung rangkaian acara Harmoni Indonesia itu. "Presiden (LIRA, Yusuf Rizal) juga minta kami untuk mendukung dan ikut menyukseskan kegiatan itu," kata Boma Harmen, yang kini digadang-gadang bakal segera promosi menjadi Gubernur LIRA Provinsi Riau. (vie/rls)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK