PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Jika Dikabulkan MK, JK Tegaskan Berpasangan Lagi dengan Jokowi di 2019
JAKARTA, Riauin.com – Politikus senior Partai Golkar sekaligus Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), beberapa waktu belakangan menegaskan siap kembali maju menjadi wapres pada tahun depan. Namun tentunya hal itu bakal terwujud jika gugatan Undang-Undang Pemilihan Umum tentang masa jabatan presiden dan wakil presiden dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam program berita iTalk iNews TV,Minggu (22/7/2018), JK menjelaskan panjang lebar mengenai sikap politiknya di Pemilu 2019 tersebut. Ketika ditanya, benarkah bersedia lagi dicalonkan menjadi cawapres jika dimungkinkan oleh undang-undang?
"Ya, tentu; pertama, aturan undang-undang. Tentu saya harus taat pada itu. Kedua, kepentingan yang lebih tinggi dibanding kepentingan pribadi. Kalau memang banyak yang menganggap bahwa kepentingan berada di pemerintahan penting tentu itu saya harus meninggikan kepentingan itu dari kepentingan pribadi," jawabnya.
Ia mengatakan, kalau publik menghendaki, tentu tidak bisa mengelak kembali menjadi cawapres. Lalu Melihat persentase sejumlah survei mengenai cawapres Jokowi, JK termasuk orang yang masih memiliki nilai popularitas dan elektabilits tertinggi.
" Ya tentu yang pertama saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut dalam survei itu. Berarti apa yang kami lakukan dengan Pak Jokowi itu bermanfaat. Karena, hanya dengan cara itu maka elektabilitas akan banyak, baik, tinggi. Apabila kita berhasil memenuhi janji-janji politik atau melaksanakan pembangunan yang dikehendaki oleh masyarakat atau diinginkan oleh masyarakat, tentu elektabilitas pasti tinggi," tutunya.
Kemudian ketika ditanya, apabila secara undang-undang nanti dimungkinkan kembali maju, apakah sudah pasti berpasangan dengan Jokowi? JK pun membenarkannya.
Dalam program berita iTalk iNews TV,Minggu (22/7/2018), JK menjelaskan panjang lebar mengenai sikap politiknya di Pemilu 2019 tersebut. Ketika ditanya, benarkah bersedia lagi dicalonkan menjadi cawapres jika dimungkinkan oleh undang-undang?
"Ya, tentu; pertama, aturan undang-undang. Tentu saya harus taat pada itu. Kedua, kepentingan yang lebih tinggi dibanding kepentingan pribadi. Kalau memang banyak yang menganggap bahwa kepentingan berada di pemerintahan penting tentu itu saya harus meninggikan kepentingan itu dari kepentingan pribadi," jawabnya.
Ia mengatakan, kalau publik menghendaki, tentu tidak bisa mengelak kembali menjadi cawapres. Lalu Melihat persentase sejumlah survei mengenai cawapres Jokowi, JK termasuk orang yang masih memiliki nilai popularitas dan elektabilits tertinggi.
" Ya tentu yang pertama saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut dalam survei itu. Berarti apa yang kami lakukan dengan Pak Jokowi itu bermanfaat. Karena, hanya dengan cara itu maka elektabilitas akan banyak, baik, tinggi. Apabila kita berhasil memenuhi janji-janji politik atau melaksanakan pembangunan yang dikehendaki oleh masyarakat atau diinginkan oleh masyarakat, tentu elektabilitas pasti tinggi," tutunya.
Kemudian ketika ditanya, apabila secara undang-undang nanti dimungkinkan kembali maju, apakah sudah pasti berpasangan dengan Jokowi? JK pun membenarkannya.
"Ya tentu. Tidak mungkin saya berpasangan dengan yang lain ya. Kalau yang lain tentu saya harus berbeda dengan Pak Jokowi. Sedangkan saya selama ini sama-sama," tegasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK