PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Pedagang Keluhkan Penataan Pasar Agus Salim Kepada Cagubri Syamsuar
PEKANBARU, Riauin.com - Jalan Agus Salim di kota Pekanbaru yang hanya sepanjang 200 meter dengan lebar 7 meter itu kini hanya bisa dilalui pejalan kaki. Sebab, seluruh badan jalan dipergunakan untuk lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menolak berjualan di gedung pasar Inpres.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berniat mengembalikan fungsi Jalan Agus Salim sebagai jalur resmi lalu lintas yang menghubungkan jalan Sudirman dan jalan A Yani dengan menempatkan pedagang ke bangunan pasar milik Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut. Namun pedagang menolak.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Agus Salim, Iswandi Tanjung, saat kampanye calon gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar, di lokasi pasar Inpres, Selasa (27/3/2018) pagi, menyampaikan sejumlah harapan dan alasan kenapa mereka tidak mau pindah ke dalam pasar.
"Pedagang Kaki Lima ini bukan tidak mau pindah ke gedung pasar Agus Salim. Kondisinya sekarang sangat tertutup dan membuat pembeli enggan masuk berbelanja. Makanya hingga saat ini PKL masih bertahan di badan jalan Sudirman dan jalan Agus Salim," kata Iswandi bercerita kepada Syamsuar.
Selanjutnya, Iswandi menyampaikan keinginan sekitar 600-an pedagang di Pasar Inpres itu kepada Cagub Riau nomor 1 ini, yakni perbaikan gedung pasar Agus Salim dengan tataan seperti yang diharapkan pedagang.
"Kalau bisa lapak terbuka saja dengan meja-meja untuk menyimpan barang. Pedagang sudah pernah sampaikan kepada Pemko, tapi nampaknya terjadi tarik ulur untuk mewujudkan harapan pedagang ini. Makanya besar harapan kami kepada pak Syamsuar untuk melakukan renovasi gedung pasar ini," sebut Iswandi lagi.
Menanggapi hal tersebut, Cagub Riau nomor 1, Syamsuar menyambut baik keinginan pedagang yang ingin tertib jika bangunan pasar Agus Salim nantinya direnovasi sesuai kebutuhan pedagang dan pembelinya.
"InsyaAllah kita akan koordinasikan nanti dengan Pemko Pekanbaru jika terpilih menjadi gubernur Riau. Mohon doa restu dari pedagang di Pasar Inpres ini," kata Syamsuar sembari mengelilingi lokasi pasar tersebut bersama pengurus Partai Amanat Nasional serta tim relawan.(int/nol)
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berniat mengembalikan fungsi Jalan Agus Salim sebagai jalur resmi lalu lintas yang menghubungkan jalan Sudirman dan jalan A Yani dengan menempatkan pedagang ke bangunan pasar milik Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut. Namun pedagang menolak.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Agus Salim, Iswandi Tanjung, saat kampanye calon gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar, di lokasi pasar Inpres, Selasa (27/3/2018) pagi, menyampaikan sejumlah harapan dan alasan kenapa mereka tidak mau pindah ke dalam pasar.
"Pedagang Kaki Lima ini bukan tidak mau pindah ke gedung pasar Agus Salim. Kondisinya sekarang sangat tertutup dan membuat pembeli enggan masuk berbelanja. Makanya hingga saat ini PKL masih bertahan di badan jalan Sudirman dan jalan Agus Salim," kata Iswandi bercerita kepada Syamsuar.
Selanjutnya, Iswandi menyampaikan keinginan sekitar 600-an pedagang di Pasar Inpres itu kepada Cagub Riau nomor 1 ini, yakni perbaikan gedung pasar Agus Salim dengan tataan seperti yang diharapkan pedagang.
"Kalau bisa lapak terbuka saja dengan meja-meja untuk menyimpan barang. Pedagang sudah pernah sampaikan kepada Pemko, tapi nampaknya terjadi tarik ulur untuk mewujudkan harapan pedagang ini. Makanya besar harapan kami kepada pak Syamsuar untuk melakukan renovasi gedung pasar ini," sebut Iswandi lagi.
Menanggapi hal tersebut, Cagub Riau nomor 1, Syamsuar menyambut baik keinginan pedagang yang ingin tertib jika bangunan pasar Agus Salim nantinya direnovasi sesuai kebutuhan pedagang dan pembelinya.
"InsyaAllah kita akan koordinasikan nanti dengan Pemko Pekanbaru jika terpilih menjadi gubernur Riau. Mohon doa restu dari pedagang di Pasar Inpres ini," kata Syamsuar sembari mengelilingi lokasi pasar tersebut bersama pengurus Partai Amanat Nasional serta tim relawan.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK