PEKANBARU, Riauin.com - Jalan Agus Salim di kota Pekanbaru yang hanya sepanjang 200 meter dengan lebar 7 meter itu kini hanya bisa dilalui pejalan kaki. Sebab, seluruh badan jalan dipergunakan untuk lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menolak berjualan di gedung pasar Inpres.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berniat mengembalikan fungsi Jalan Agus Salim sebagai jalur resmi lalu lintas yang menghubungkan jalan Sudirman dan jalan A Yani dengan menempatkan pedagang ke bangunan pasar milik Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut. Namun pedagang menolak.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Agus Salim, Iswandi Tanjung, saat kampanye calon gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar, di lokasi pasar Inpres, Selasa (27/3/2018) pagi, menyampaikan sejumlah harapan dan alasan kenapa mereka tidak mau pindah ke dalam pasar.
"Pedagang Kaki Lima ini bukan tidak mau pindah ke gedung pasar Agus Salim. Kondisinya sekarang sangat tertutup dan membuat pembeli enggan masuk berbelanja. Makanya hingga saat ini PKL masih bertahan di badan jalan Sudirman dan jalan Agus Salim," kata Iswandi bercerita kepada Syamsuar.
Selanjutnya, Iswandi menyampaikan keinginan sekitar 600-an pedagang di Pasar Inpres itu kepada Cagub Riau nomor 1 ini, yakni perbaikan gedung pasar Agus Salim dengan tataan seperti yang diharapkan pedagang.
"Kalau bisa lapak terbuka saja dengan meja-meja untuk menyimpan barang. Pedagang sudah pernah sampaikan kepada Pemko, tapi nampaknya terjadi tarik ulur untuk mewujudkan harapan pedagang ini. Makanya besar harapan kami kepada pak Syamsuar untuk melakukan renovasi gedung pasar ini," sebut Iswandi lagi.
Menanggapi hal tersebut, Cagub Riau nomor 1, Syamsuar menyambut baik keinginan pedagang yang ingin tertib jika bangunan pasar Agus Salim nantinya direnovasi sesuai kebutuhan pedagang dan pembelinya.
"InsyaAllah kita akan koordinasikan nanti dengan Pemko Pekanbaru jika terpilih menjadi gubernur Riau. Mohon doa restu dari pedagang di Pasar Inpres ini," kata Syamsuar sembari mengelilingi lokasi pasar tersebut bersama pengurus Partai Amanat Nasional serta tim relawan.(int/nol)