PILIHAN
Paslon Andi-Yatno Diarak Pakai Becak Motor
PEKANBARU, Riauin.com - Iring-iringan becak Motor se Kota Dumai, mengarak pasangan calon Gubernur Riau nomor 4 Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno menuju pasar Pulau Payung, Dumai, Jumat (9/3), dia menyapa pedagang dan masyarakat yang beraktifitas di pasar.
Sepanjang perjalanan yang dilalui, mulai Jalan Sudirman menuju Pasar Pulau Payung Jalan Merdeka, lalu lintas sedikit macet akibat rombongan pengantar AYO yang melakukan konvoi. Petugas kepolisianpun sibuk mengalihkan kendaraan agar tidak terjebak kepadatan.
Arsyadjuliandi Rachman, bersama wakilnya, Suyatno, di sepanjang perjalanan disambut hangat oleh warga Kota Dumai, dan memanggil Andi Rahman, yang sudah tidak asing lagi bagi warga Kota Dumai. Setibanya di pasar Pulau Payung, Andi Rahman dan Suyatno langsung menyapa pedagang dan warga yang sedang berbelanja.
"Apa kabar ibu bapak, selamat pagi sehat semua kan," sapa Andi kepada warga dan pedagang.
Sapaan Andi Rahman disambut pedagang dan warga yang sedang beraktifitas jual beli. "Sehat pak Gubernur," kata warga, yang masih mengenal Andi Rahman sebagai Gubernur Riau.
Kehadiran Andi Rahman di Pasar secara mendadak tersebut langsung menjadi perbincangan hangat warga yang masih memadati Pasar Pulau Payung. Tak ayal satu persatu pedagang pun menawarkan barang dagangan mereka kepada Andi Rahman dan Suyatno, serta warga pun ikut menyalami dan meminta foto.
Salah seorang warga Jalan Durian Kota Dumai, Ibuih, sudah mengenal Andi Rahman, karena beliau merupakan satu-satunya orang minang yang patut di dukung untuk melanjutkan pembangunan di Riau.
"Tantu kenal awak samo pak Andi ko Gubernur Riau. Keluarga orang awak di Dumai lah tau samo inyo. Kalau yang lain ndak tantu wak do," ujar Ibuih, dengan bahasa minangnya.
Tak beda dengan Ibuih, pedagang sayur-sayuran, yang dipanggil Bude, juga mengenal Andi Rahman. Bahkan ia langsung menunjuk Andi Rahman, yang menggunakan baju putih panjang, dan berpeci.
"Itu dia kan pakai peci yang rambutnya putih. Menang dia tu, di Dumai banyak yang kenal," kata Bude yang berdarah Jawa ini.
Sementara itu, selama di dalam pasar Andi Rahman bersama ratusan simpatisan partai Koalisi mengelilingi pasar. Andi Rahman dan Suyatno menyapa dan berdialog langsung dengan pedagang, untuk menerima masukan dan keluhan pedagang. (int/nol)
Sepanjang perjalanan yang dilalui, mulai Jalan Sudirman menuju Pasar Pulau Payung Jalan Merdeka, lalu lintas sedikit macet akibat rombongan pengantar AYO yang melakukan konvoi. Petugas kepolisianpun sibuk mengalihkan kendaraan agar tidak terjebak kepadatan.
Arsyadjuliandi Rachman, bersama wakilnya, Suyatno, di sepanjang perjalanan disambut hangat oleh warga Kota Dumai, dan memanggil Andi Rahman, yang sudah tidak asing lagi bagi warga Kota Dumai. Setibanya di pasar Pulau Payung, Andi Rahman dan Suyatno langsung menyapa pedagang dan warga yang sedang berbelanja.
"Apa kabar ibu bapak, selamat pagi sehat semua kan," sapa Andi kepada warga dan pedagang.
Sapaan Andi Rahman disambut pedagang dan warga yang sedang beraktifitas jual beli. "Sehat pak Gubernur," kata warga, yang masih mengenal Andi Rahman sebagai Gubernur Riau.
Kehadiran Andi Rahman di Pasar secara mendadak tersebut langsung menjadi perbincangan hangat warga yang masih memadati Pasar Pulau Payung. Tak ayal satu persatu pedagang pun menawarkan barang dagangan mereka kepada Andi Rahman dan Suyatno, serta warga pun ikut menyalami dan meminta foto.
Salah seorang warga Jalan Durian Kota Dumai, Ibuih, sudah mengenal Andi Rahman, karena beliau merupakan satu-satunya orang minang yang patut di dukung untuk melanjutkan pembangunan di Riau.
"Tantu kenal awak samo pak Andi ko Gubernur Riau. Keluarga orang awak di Dumai lah tau samo inyo. Kalau yang lain ndak tantu wak do," ujar Ibuih, dengan bahasa minangnya.
Tak beda dengan Ibuih, pedagang sayur-sayuran, yang dipanggil Bude, juga mengenal Andi Rahman. Bahkan ia langsung menunjuk Andi Rahman, yang menggunakan baju putih panjang, dan berpeci.
"Itu dia kan pakai peci yang rambutnya putih. Menang dia tu, di Dumai banyak yang kenal," kata Bude yang berdarah Jawa ini.
Sementara itu, selama di dalam pasar Andi Rahman bersama ratusan simpatisan partai Koalisi mengelilingi pasar. Andi Rahman dan Suyatno menyapa dan berdialog langsung dengan pedagang, untuk menerima masukan dan keluhan pedagang. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK