PILIHAN
Gubernur Tetapkan 39 Cagar Budaya di Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman kemarin menandatangani 39 Cagar Budaya (CB) tak bergerak di Riau. Ke 39 CB tak bergerak tesebut 15 CB di Kabupaten Kuansing, 11 di Indragiri Hulu,10 di Rokan Hulu, 2 di Kampar dan 1 CB di Kabupaten Bengkalis. Selain itu 7 CB Kabupaten segera dilakukan pemeringkatan oleh Tim sudah di SK oleh Gubri.
“39 CB sudah ditandatangani, kemudian segera dilakukan penetapan CB lainnya seperti 7 CB tak bergerak Siak. Di Siak sebetulnya banyak CB yang akan ditetapkan, dan istana Siak serang berproses menuju kota pusaka,†kata Gubernur Riau yang lebih akrab disapa Andi Rachman ini kemarin di Pekanbaru.
Menurut Gubri, dirinya yakin banyak cagar budaya baik bergerak maupun tak bergerak dalam wilayah Provinsi Riau. “Dan kekayaan cagar budaya dan nilai budaya merupakan modal besar dalam mewujudkan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu di bentangan Asia Tenggara pada tahun 2020, sesuai dengan Visi Riau 2020.â€
Tim ahli yang menetapkan CB yang beranggotakan OK Nizami Jamil, Prof. Suwardi MS, Darliana, Agoes Tri Mulyono, Dr. Wilaela, Irham Temas, Yohanes Firza, Zaplis Saim dan Asep ini sudah bersidang sejak tahun lalu.
“Pemprov Riau komit mewujudkan Visi Riau 2020,†tambahnya. Guberhur berharap Dinas Kebudayaan bekerja keras untuk mewujudkan visi tersebut, selain mendapatkan pengakuan tentang nilai budaya dan cagar budaya yang sejak dahulu kala menjadi identitas kita.
“Kami komit menjadikan budaya sebagai panglima. Selain dana, kehadiran Dinas Kebudayaan salah satu bukti komitmen kita,†tegas Andi Rachman.(int/nol)
“39 CB sudah ditandatangani, kemudian segera dilakukan penetapan CB lainnya seperti 7 CB tak bergerak Siak. Di Siak sebetulnya banyak CB yang akan ditetapkan, dan istana Siak serang berproses menuju kota pusaka,†kata Gubernur Riau yang lebih akrab disapa Andi Rachman ini kemarin di Pekanbaru.
Menurut Gubri, dirinya yakin banyak cagar budaya baik bergerak maupun tak bergerak dalam wilayah Provinsi Riau. “Dan kekayaan cagar budaya dan nilai budaya merupakan modal besar dalam mewujudkan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu di bentangan Asia Tenggara pada tahun 2020, sesuai dengan Visi Riau 2020.â€
Tim ahli yang menetapkan CB yang beranggotakan OK Nizami Jamil, Prof. Suwardi MS, Darliana, Agoes Tri Mulyono, Dr. Wilaela, Irham Temas, Yohanes Firza, Zaplis Saim dan Asep ini sudah bersidang sejak tahun lalu.
“Pemprov Riau komit mewujudkan Visi Riau 2020,†tambahnya. Guberhur berharap Dinas Kebudayaan bekerja keras untuk mewujudkan visi tersebut, selain mendapatkan pengakuan tentang nilai budaya dan cagar budaya yang sejak dahulu kala menjadi identitas kita.
“Kami komit menjadikan budaya sebagai panglima. Selain dana, kehadiran Dinas Kebudayaan salah satu bukti komitmen kita,†tegas Andi Rachman.(int/nol)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021