PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Karyawan PT RSUP Teluk Belengkong, Inhil Tewas Disambar Buaya
TELUK BELENGKONG, Riauin.com - Warga Kabupaten Indragiri Hilir, kembali menjadi korban keganasan binatang buas. Kali ini korbannya Tulus (40) karyawan harian lepas Wilayah 1 PT RSUP.
Korban yang merupakan warga Kampung 86 Wilayah 1 Desa Saka Rotan Kecamatan Teluk Belengkong meninggal dunia akibat terkaman predator purba tersebut. Kejadian mengerikan itu, terjadi di sebuah kanal Kampung 86 Wilayah 1 Desa Saka Rotan, Sabtu (27/1/18) sekira pukul 17.30 WIB.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Teluk Belengkong IPTU H Erizal membenarkan adanya peristiwa tragis itu.
Kapolsek menceritakan kronologis kejadian bermula saat sore itu, Fuad Vidiyanto (23) dan Riandi (17) yang berprofesi dan bertempat tinggal sama dengan korban sedang mencari ikan di kanal KCT 5. Tidak lama berselang, korban juga datang ke tempat tersebut.
"Sambil merokok, korban duduk ditepi kanal menonton Fuad dan Riandi menjala ikan. Saat sedang asyik, tiba - tiba tanpa diduga muncul seekor buaya yang cukup besar dan langsung menerkam serta menyeret korban ke dalam kanal," ungkap Kapolsek IPTU H Erizal.
Fuad dan Riandi yang menyaksikan peristiwa mengerikan itu terjadi langsung berteriak meminta tolong, kepada warga sekitar. Warga yang berdatangan segera melakukan pencarian.
"Korban akhirnya berhasil ditemukan, sekira pukul 20.45 WIB tenggelam di dasar kanal sekitar 5 meter dari TKP, namun sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi," ujarnya.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke darat dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dari Puskesmas Teluk Belengkong. Jasad korban relatif masih utuh hanya terdapat luka bekas gigitan di bagian kepala dan wajah korban. Diduga korban meninggal dunia akibat gigitan buaya dan lemas karena terlalu lama dalam air.
Saat ini, jasad korban sudah diserahkan oleh Polsek Teluk Belengkong kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(int/nol)
sumber: riauterkini
Korban yang merupakan warga Kampung 86 Wilayah 1 Desa Saka Rotan Kecamatan Teluk Belengkong meninggal dunia akibat terkaman predator purba tersebut. Kejadian mengerikan itu, terjadi di sebuah kanal Kampung 86 Wilayah 1 Desa Saka Rotan, Sabtu (27/1/18) sekira pukul 17.30 WIB.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Teluk Belengkong IPTU H Erizal membenarkan adanya peristiwa tragis itu.
Kapolsek menceritakan kronologis kejadian bermula saat sore itu, Fuad Vidiyanto (23) dan Riandi (17) yang berprofesi dan bertempat tinggal sama dengan korban sedang mencari ikan di kanal KCT 5. Tidak lama berselang, korban juga datang ke tempat tersebut.
"Sambil merokok, korban duduk ditepi kanal menonton Fuad dan Riandi menjala ikan. Saat sedang asyik, tiba - tiba tanpa diduga muncul seekor buaya yang cukup besar dan langsung menerkam serta menyeret korban ke dalam kanal," ungkap Kapolsek IPTU H Erizal.
Fuad dan Riandi yang menyaksikan peristiwa mengerikan itu terjadi langsung berteriak meminta tolong, kepada warga sekitar. Warga yang berdatangan segera melakukan pencarian.
"Korban akhirnya berhasil ditemukan, sekira pukul 20.45 WIB tenggelam di dasar kanal sekitar 5 meter dari TKP, namun sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi," ujarnya.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke darat dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dari Puskesmas Teluk Belengkong. Jasad korban relatif masih utuh hanya terdapat luka bekas gigitan di bagian kepala dan wajah korban. Diduga korban meninggal dunia akibat gigitan buaya dan lemas karena terlalu lama dalam air.
Saat ini, jasad korban sudah diserahkan oleh Polsek Teluk Belengkong kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(int/nol)
sumber: riauterkini
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut