PILIHAN
Pemprov Riau Siapkan Bantuan Pendidikan Rp9 Miliar di APBD 2018
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengalokasikan bantuan pendidikan untuk mahasiswa kurang mampu sebesar Rp9 miliar di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 yang diposkan di Biro Kesra.
Informasi ini disampaikan Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Masrul Kasmy kepada CAKAPLAH.COM, Jumat (26/1/3018) di Pekanbaru. Untuk kuota penerima bantuan sendiri ada sebanyak 2.640 mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi (PT) Riau.
Lebih lanjut dikatakannya dari 2.640 kuota tersebut, sebanyak 2.400 mahasiswa Diploma Empat (D4) dan Strata Satu (S1). Sedangkan untuk Kuota untuk Diploma Tiga (D3) sebanyak 240 mahasiswa.
"Untuk bantuan diterima juga berbeda-beda. Dimana D4 dan S1 sebesar Rp3,5 juta. Sedangkan D3 sebesar Rp2,5 juta. Jadi bedanya sekitar Rp141 juta," terangnya.
Bantuan pendidikan itu, sebut Masrul, merupakan usulan tahun 2017. Dimana dari usulan yang dimasukan PT sudah diverifikasi, tinggal mahasiswa penerima melengkapi persyaratan seperti rekening Bank Riau Kepri (BRK).
"Bantuan ini yang mengusulkan kampus dengan MoU. Karena yang kampus lebih tahu mana mahasiswa yang mampu dan tidak mampu, dan mana yang telat bayar SPP. Namun dari 3.000 lebih proposal yang masuk, hanya 2.640 yang lulus verifikasi," paparnya.
Untuk pencairan bantuan sendiri, tambah Masrul, pihaknya menargetkan secepatnya. Apalagi Surat Keputusan Gubenur Riau sudah diteken, tinggal pencairan yang butuh proses.
"Kalau mahasiswa sudah lengkapi rekening, dana langsung dicairkan dengan ditransfer ke rekening masing-masing mahasiswa. Target kita secepatnya," pungkasnya.(int/nol)
sumber: cakaplah
Informasi ini disampaikan Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Masrul Kasmy kepada CAKAPLAH.COM, Jumat (26/1/3018) di Pekanbaru. Untuk kuota penerima bantuan sendiri ada sebanyak 2.640 mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi (PT) Riau.
Lebih lanjut dikatakannya dari 2.640 kuota tersebut, sebanyak 2.400 mahasiswa Diploma Empat (D4) dan Strata Satu (S1). Sedangkan untuk Kuota untuk Diploma Tiga (D3) sebanyak 240 mahasiswa.
"Untuk bantuan diterima juga berbeda-beda. Dimana D4 dan S1 sebesar Rp3,5 juta. Sedangkan D3 sebesar Rp2,5 juta. Jadi bedanya sekitar Rp141 juta," terangnya.
Bantuan pendidikan itu, sebut Masrul, merupakan usulan tahun 2017. Dimana dari usulan yang dimasukan PT sudah diverifikasi, tinggal mahasiswa penerima melengkapi persyaratan seperti rekening Bank Riau Kepri (BRK).
"Bantuan ini yang mengusulkan kampus dengan MoU. Karena yang kampus lebih tahu mana mahasiswa yang mampu dan tidak mampu, dan mana yang telat bayar SPP. Namun dari 3.000 lebih proposal yang masuk, hanya 2.640 yang lulus verifikasi," paparnya.
Untuk pencairan bantuan sendiri, tambah Masrul, pihaknya menargetkan secepatnya. Apalagi Surat Keputusan Gubenur Riau sudah diteken, tinggal pencairan yang butuh proses.
"Kalau mahasiswa sudah lengkapi rekening, dana langsung dicairkan dengan ditransfer ke rekening masing-masing mahasiswa. Target kita secepatnya," pungkasnya.(int/nol)
sumber: cakaplah
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021