PILIHAN
Kepergok saat Beraksi, Pria Bugil Bertopeng Tumbang Diterjang Timah Panas Polisi
PEKANBARU, Riauin.com - Pria berusia 22 tahun berinisial Sp, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur oleh Tim Opsnal Polsek Panipahan, Kabupaten Rohil Provinsi Riau, tepat di betis kanan. Ia melarikan diri usai kepergok beraksi, dalam kondisi Bugil dan berpenutup wajah.
Aksi nyeleneh Sp ini cukup mengherankan. Kenapa tidak, lelaki ini beraksi dengan cara sedikit ekstrim, yakni tanpa mengenakan pakaian, dan menggunakan topeng. Diduga, ia melakukan pencurian namun perbuatannya dipergoki aparat berwajib.
Berawal pada Selasa (23/1/2018) dini hari kemarin, Tim Opsnal Polsek Panipahan yang dipimpin Kanit Reskrimnya melakukan razia di bawah kolong perumahan warga, menyusul marak terjadinya pencurian, dengan Modus masuk lewat kolong bawah rumah penduduk.
Pengintaian pun dilakukan pihak berwajib. Benar saja, tak lama polisi pun melihat sekelabat bayangan orang yang tengah mengendap-endap di bawah kolong rumah warga. Diduga, aksi pencurian tersebut dilakukan dengan mencongkel papan bawah rumah masyarakat di sana.
Tak ingin kehilangan buruannya, polisi pun melakukan penyergapan. Untung saja aparat melengkapi diri dengan senter, lantaran kondisinya cukup gelap dan minim cahaya. Saat disenter, pelaku ternyata dalam kondisi bugil tanpa sehelai pun pakaian.
Tidak cuma itu, wajahnya juga ditutup dengan topeng. Sadar kalau aksinya ketahuan, Sp pun ambil langkah seribu dan melarikan diri. Polisi sempat melepas tembakan peringatan tiga kali, namun pria ini tidak menggubrisnya.
Walhasil, sebutir peluru aparat pun akhirnya menerjang betis kanan Sp, membuat langkah pelariannya terhenti. Saat topeng dibuka, Tim Opsnal pun langsung mengetahui siapa orang tersebut. Usut punya usut, Sp merupakan seorang Resividis.
"Yang bersangkutan ini seorang Residivis yang baru ke luar dari Lembaga Pemasyarakatan Bagansiapi-api, Rohil, dia dihukum atas kasus pencurian di bawah kolong," ungkap Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto kepada wartawan, Rabu (24/1/2018) siang.
Dari tangannya, polisi menemukan sebuah tas berisi uang, yang diduga hasil pencurian. Sp juga mengakui kalau itu hasil curian yang dilakukannya dari rumah seorang warga yang terletak di Jalan Gereja, Panipahan Kota.
"Kita amankan barang bukti berupa uang Rp2.189.000, tas, obeng, penutup wajah serta sepasang sepatu," pungkasnya. Setelah ditangkap, Sp lalu dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan atas luka tembak yang dideritanya, kemudian digiring ke Polsek.(int/nol)
sumber: goriau
Aksi nyeleneh Sp ini cukup mengherankan. Kenapa tidak, lelaki ini beraksi dengan cara sedikit ekstrim, yakni tanpa mengenakan pakaian, dan menggunakan topeng. Diduga, ia melakukan pencurian namun perbuatannya dipergoki aparat berwajib.
Berawal pada Selasa (23/1/2018) dini hari kemarin, Tim Opsnal Polsek Panipahan yang dipimpin Kanit Reskrimnya melakukan razia di bawah kolong perumahan warga, menyusul marak terjadinya pencurian, dengan Modus masuk lewat kolong bawah rumah penduduk.
Pengintaian pun dilakukan pihak berwajib. Benar saja, tak lama polisi pun melihat sekelabat bayangan orang yang tengah mengendap-endap di bawah kolong rumah warga. Diduga, aksi pencurian tersebut dilakukan dengan mencongkel papan bawah rumah masyarakat di sana.
Tak ingin kehilangan buruannya, polisi pun melakukan penyergapan. Untung saja aparat melengkapi diri dengan senter, lantaran kondisinya cukup gelap dan minim cahaya. Saat disenter, pelaku ternyata dalam kondisi bugil tanpa sehelai pun pakaian.
Tidak cuma itu, wajahnya juga ditutup dengan topeng. Sadar kalau aksinya ketahuan, Sp pun ambil langkah seribu dan melarikan diri. Polisi sempat melepas tembakan peringatan tiga kali, namun pria ini tidak menggubrisnya.
Walhasil, sebutir peluru aparat pun akhirnya menerjang betis kanan Sp, membuat langkah pelariannya terhenti. Saat topeng dibuka, Tim Opsnal pun langsung mengetahui siapa orang tersebut. Usut punya usut, Sp merupakan seorang Resividis.
"Yang bersangkutan ini seorang Residivis yang baru ke luar dari Lembaga Pemasyarakatan Bagansiapi-api, Rohil, dia dihukum atas kasus pencurian di bawah kolong," ungkap Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto kepada wartawan, Rabu (24/1/2018) siang.
Dari tangannya, polisi menemukan sebuah tas berisi uang, yang diduga hasil pencurian. Sp juga mengakui kalau itu hasil curian yang dilakukannya dari rumah seorang warga yang terletak di Jalan Gereja, Panipahan Kota.
"Kita amankan barang bukti berupa uang Rp2.189.000, tas, obeng, penutup wajah serta sepasang sepatu," pungkasnya. Setelah ditangkap, Sp lalu dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan atas luka tembak yang dideritanya, kemudian digiring ke Polsek.(int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba