PILIHAN
Warga Dusun Pekan Tua Pelalawan Tuntut CSR PT Adei Plantation
PELALAWAN, Riauin.com - Warga Dusun Pekan Tua SP 1, Desa Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten, menuntut agar perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah mereka melaksanakan kewajiban corporate social responsibility (CSR).
Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Pelalawan bersama masyarakat, perwakilan perusahaan PT Adei Plantation dan pihak terkait pemerintahan.
Dalam RDP terungkap, warga menuntut pihak perusahaan untuk melakukan penimbunan jalan desa sepanjang 2,5 Km melalui dana CSR-nya. Meski telah lama diminta, diminta, pihak perusahaan tak kunjung merealisasikan.
Dalam kesimpulannya Wakil Ketua Komisi II, Baharudin menyampaikan hasil pertemuan tersebut. Masyarakat bersama perusahaan untuk bersama turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan.
"Kita minta perusahaan dan masyarakat turun bersama, apa saja yang bisa dibantu oleh perusahaan setelah turun ke lapangan," jelasnya.
Usai pertemuan, Sekretaris Komisi II, T Khairil mengungkapkan kondisi jalan yang hancur dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua apalagi kendaraan roda empat.
"Kondisinya jalan sama sekali tidak bisa dilewati, makanya masyarakat meminta perusahaan untuk melakukan penimbunan," tandasnya, kepada wartawan.(int/nol)
sumber: goriau
Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Pelalawan bersama masyarakat, perwakilan perusahaan PT Adei Plantation dan pihak terkait pemerintahan.
Dalam RDP terungkap, warga menuntut pihak perusahaan untuk melakukan penimbunan jalan desa sepanjang 2,5 Km melalui dana CSR-nya. Meski telah lama diminta, diminta, pihak perusahaan tak kunjung merealisasikan.
Dalam kesimpulannya Wakil Ketua Komisi II, Baharudin menyampaikan hasil pertemuan tersebut. Masyarakat bersama perusahaan untuk bersama turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan.
"Kita minta perusahaan dan masyarakat turun bersama, apa saja yang bisa dibantu oleh perusahaan setelah turun ke lapangan," jelasnya.
Usai pertemuan, Sekretaris Komisi II, T Khairil mengungkapkan kondisi jalan yang hancur dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua apalagi kendaraan roda empat.
"Kondisinya jalan sama sekali tidak bisa dilewati, makanya masyarakat meminta perusahaan untuk melakukan penimbunan," tandasnya, kepada wartawan.(int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
Polres Pelalawan Gerebek Rumah di Ukui II, Seorang Buruh Diamankan Bersama Sabu, Ekstasi dan Ganja
PT Musim Mas Bangun Ruang Kelas TK di Pelalawan, Investasi Nyata Cetak Generasi Masa Depan
Polisi Tilang di Tempat Pengendara Penyerobot Antrean di Jalur Lintas Timur Pelalawan
Pangkalan Malako Cup III Resmi Dibuka Imustiar, 74 Tim Rebutkan Hadiah Rp40 Juta
Anggota DPRD Pelalawan Efrizon Salurkan 19 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di Pangkalan Kerinci
PT Musim Mas Salurkan 22 Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat dan Pekerja di Sekitar Operasional
Polres Pelalawan Gerebek Rumah di Ukui II, Seorang Buruh Diamankan Bersama Sabu, Ekstasi dan Ganja
PT Musim Mas Bangun Ruang Kelas TK di Pelalawan, Investasi Nyata Cetak Generasi Masa Depan
Polisi Tilang di Tempat Pengendara Penyerobot Antrean di Jalur Lintas Timur Pelalawan
Pangkalan Malako Cup III Resmi Dibuka Imustiar, 74 Tim Rebutkan Hadiah Rp40 Juta
Anggota DPRD Pelalawan Efrizon Salurkan 19 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di Pangkalan Kerinci
PT Musim Mas Salurkan 22 Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat dan Pekerja di Sekitar Operasional