Bupati Berjiwa Tinta
Tim Survei Mulai Uji RSUD Arifin Achmad, Kinerja Layanan Jadi Tolok Ukur IPM Riau
RIAUIN.COM - Tim survei akreditasi resmi memulai penilaian terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad untuk menentukan kelayakan rumah sakit rujukan utama di Provinsi Riau tersebut dalam meraih predikat paripurna. Penilaian ini dinilai krusial karena kualitas layanan medis rumah sakit pelat merah ini menjadi salah satu indikator penting penopang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau sekaligus Dewan Pengawas RSUD Arifin Achmad, Syahrial Abdi, membuka langsung kegiatan pemantauan mutu tersebut secara virtual pada Jumat (9/10/2026). Proses evaluasi dan penilaian fasilitas kesehatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni pada 9, 12, 13, dan 14 Oktober 2026.
Syahrial Abdi menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengawal operasional rumah sakit agar standar mutu layanan dan keselamatan pasien tetap terjaga. Ia mengungkapkan, tata kelola dan pendapatan dari sektor Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Arifin Achmad menunjukkan tren positif dalam beberapa periode terakhir.
"Alhamdulillah, terutama di dua semester terakhir dan semester awal tahun 2026 ini menunjukkan kinerja yang semakin baik. Itu berbanding lurus dengan pendapatan BLUD yang semakin meningkat. Progresnya cukup signifikan yang kami rasakan," kata Syahrial Abdi.
Ia menambahkan, evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan agar masyarakat Riau dapat menikmati fasilitas medis yang memadai dan berkualitas tinggi.
Sementara itu, Ketua Tim Survei Akreditasi, dr Eko, menyampaikan bahwa proses pengujian akan menyasar seluruh elemen standar pelayanan, manajemen tata kelola, hingga sistem keselamatan pasien. Menurutnya, keberhasilan RSUD Arifin Achmad tidak hanya berdampak pada internal rumah sakit, tetapi juga menjadi cerminan capaian pembangunan kesehatan di Riau.
"Harapannya memang harus paripurna. Apalagi Sekda sudah membuat grand design. Beberapa hal yang menjadi keberhasilan RSUD Arifin Achmad menjadi tolok ukur keberhasilan Riau," ujar dr Eko. (Bil)
Berita Lainnya
Atur Layanan 24 Jam dan Isu Digital, DPRD Riau Finalisasi Ranperda Perlindungan Anak
Pemprov Riau Siap Bersinergi Integrasikan 5,7 Juta Data Antrean Haji Nasional
Pemprov Riau dan Kadin Dumai Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Bengkalis dan Pelabuhan Buruk Bakul
Sediakan Lahan Hibah dan Pinjam Pakai, Kampar Terima Anggaran KDKMP Terbesar di Riau
Pemprov Riau Minta Tambahan Kuota Bantuan Rumah Swadaya ke Pusat
BMKG Ingatkan Potensi Udara Kabur Berasap di Riau meski Hotspot Terdeteksi Minim
Atur Layanan 24 Jam dan Isu Digital, DPRD Riau Finalisasi Ranperda Perlindungan Anak
Pemprov Riau Siap Bersinergi Integrasikan 5,7 Juta Data Antrean Haji Nasional
Pemprov Riau dan Kadin Dumai Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Bengkalis dan Pelabuhan Buruk Bakul
Sediakan Lahan Hibah dan Pinjam Pakai, Kampar Terima Anggaran KDKMP Terbesar di Riau
Pemprov Riau Minta Tambahan Kuota Bantuan Rumah Swadaya ke Pusat
BMKG Ingatkan Potensi Udara Kabur Berasap di Riau meski Hotspot Terdeteksi Minim