PILIHAN
Tertangkap Tangan saat Beraksi, 2 Orang Pencoret Baliho Pemprov Riau Digelandang ke Polresta Pekanbaru
PEKANBARU, Riauin.com - Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menyelidiki kasus pengrusakan Baliho milik Pemerintah Provinsi Riau, yang dicoret-coret oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Dua orang dibawa untuk diperiksa dan dimintai keterangannya.
Itu dibenarkan Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Jumat (12/1/2018) pagi. Namun dia tidak merincikan inisial kedua orang tersebut. Yang jelas, kasus pencoretan Baliho Pemprov Riau ini masih dalam proses penyelidikan aparat berwajib.
Disebutkan, kedua orang itu sebelumnya tertangkap tangan saat sedang merusak/mencoret Baliho dengan menggunakan cat semprot. Walhasil, Baliho tersebut terlihat tidak jelas lantaran akibat gambar atau coretan yang dilakukan itu.
Adapun Baliho yang dirusak ini berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, dekat persimpangan lampu merah masuk Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II serta depan kantor Dispenda Provinsi Riau. Keduanya pun dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk pengusutan lebih lanjut.
Diberitakan sebelumnya, pengrusakan Baliho milik Pemprov Riau tersebut belakangan memang sempat jadi perhatian, ditambah kejadian serupa terjadi disejumlah tempat/lokasi Baliho berada, bahkan gambarnya tidak senonoh mirip alat kelamin pria.
Belum diketahui, apakah dua orang yang tertangkap tangan mencoret Baliho yang kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru tersebut juga diduga berkaitan dengan serentetan kejadian sebelumnya, atau tidak. Yang jelas aparat berwenang masih mendalaminya.
Selain itu, polisi juga belum menjelaskan detail, terkait alasan dicoretnya Baliho Pemprov Riau oleh OTK tersebut.(int/nol)
sumber: goriau
Itu dibenarkan Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Jumat (12/1/2018) pagi. Namun dia tidak merincikan inisial kedua orang tersebut. Yang jelas, kasus pencoretan Baliho Pemprov Riau ini masih dalam proses penyelidikan aparat berwajib.
Disebutkan, kedua orang itu sebelumnya tertangkap tangan saat sedang merusak/mencoret Baliho dengan menggunakan cat semprot. Walhasil, Baliho tersebut terlihat tidak jelas lantaran akibat gambar atau coretan yang dilakukan itu.
Adapun Baliho yang dirusak ini berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, dekat persimpangan lampu merah masuk Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II serta depan kantor Dispenda Provinsi Riau. Keduanya pun dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk pengusutan lebih lanjut.
Diberitakan sebelumnya, pengrusakan Baliho milik Pemprov Riau tersebut belakangan memang sempat jadi perhatian, ditambah kejadian serupa terjadi disejumlah tempat/lokasi Baliho berada, bahkan gambarnya tidak senonoh mirip alat kelamin pria.
Belum diketahui, apakah dua orang yang tertangkap tangan mencoret Baliho yang kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru tersebut juga diduga berkaitan dengan serentetan kejadian sebelumnya, atau tidak. Yang jelas aparat berwenang masih mendalaminya.
Selain itu, polisi juga belum menjelaskan detail, terkait alasan dicoretnya Baliho Pemprov Riau oleh OTK tersebut.(int/nol)
sumber: goriau
Berita Lainnya
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Sebut Penunjukan Tenaga Ahli Gubernur Riau Sesuai Kebutuhan Daerah
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba