Penertiban Jalan Teratai, Pemko Pekanbaru Sulap Pasar Higienis Jadi Sentra Pedagang
RIAUIN.COM - Langkah tegas diambil Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mengembalikan fungsi utama badan Jalan Teratai di Kecamatan Senapelan. Agar para pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak penertiban tetap memiliki mata pencaharian, Pemko Pekanbaru menyiapkan Pasar Higienis sebagai lokasi relokasi resmi dalam waktu dekat.
Upaya pembenahan kawasan ini tidak hanya memfokuskan pada pemindahan pedagang, tetapi juga menyasar perbaikan infrastruktur fisik yang selama ini terbengkalai. Pemerintah daerah menjadwalkan perbaikan total pada badan jalan yang mengalami rusak berat melalui pengaspalan ulang (overlay), sekaligus menormalisasi drainase sekitar guna mengantisipasi genangan air.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menelantarkan para pelaku usaha mikro yang tergeser dari bahu jalan. Penyiapan fasilitas penampungan menjadi syarat mutlak sebelum penertiban kawasan dilakukan secara menyeluruh.
"Jangan sampai nanti mereka disuruh pindah, tapi mereka tidak punya tempat pindah. Jadi, pedagang nanti bisa masuk ke dalam," kata Agung saat meninjau kesiapan lokasi di Pekanbaru.
Selain menyokong perekonomian warga, pengaktifan kembali Pasar Higienis bertujuan menghapus stigma negatif pada bangunan tersebut. Selama belum beroperasi optimal, area gedung kerap disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk aktivitas tidak terpuji dan perbuatan melanggar hukum.
"Karena di Pasar Higienis ini sudah didapati beberapa kali tempat anak-anak yang pakai lem. Ada juga yang tidur di sini, ada juga ditemukan alat isap sabu," tutur Agung.
Untuk kenyamanan para pedagang dan pembeli, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru merancang ulang interior serta pembatas gedung. Konsep bangunan terbuka seperti Pasar Palapa di Jalan Durian akan diterapkan agar sirkulasi udara lebih segar dan area jual beli terasa lebih bersih.
"Rencana dari Dinas Perindag mengusulkan untuk nanti dibuka saja. Lalu dijadikan seperti Pasar Palapa," ujar Agung. (Bil)
Berita Lainnya
Riau Masih Dibayangi Kekerasan Perempuan, Pekanbaru Catat 37 Kasus di Semester I 2026
Patroli Diperketat di Pekanbaru Usai Viral Jukir Liar Patok Tarif Parkir Rp 15.000
Aksi Buang Sampah Lintas Wilayah Marak di Pekanbaru, Satu Mobil Pikap Diamankan
Langkah Awal Penataan Sungai Sail, Pemko Pekanbaru Siap Bangun Pedestrian 2,4 Kilometer
Peringatan Harkopnas ke-79, Pemko Pekanbaru Pacu Penguatan Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi
Diskes Pekanbaru Kejar Target Tiga Besar Riau Lewat Deteksi Dini Kesehatan
Riau Masih Dibayangi Kekerasan Perempuan, Pekanbaru Catat 37 Kasus di Semester I 2026
Patroli Diperketat di Pekanbaru Usai Viral Jukir Liar Patok Tarif Parkir Rp 15.000
Aksi Buang Sampah Lintas Wilayah Marak di Pekanbaru, Satu Mobil Pikap Diamankan
Langkah Awal Penataan Sungai Sail, Pemko Pekanbaru Siap Bangun Pedestrian 2,4 Kilometer
Peringatan Harkopnas ke-79, Pemko Pekanbaru Pacu Penguatan Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi
Diskes Pekanbaru Kejar Target Tiga Besar Riau Lewat Deteksi Dini Kesehatan