Pemko Pekanbaru Gandeng Apjatel Riau Putus Kabel Internet Ilegal
RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas demi membenahi estetika kota yang kian semrawut akibat maraknya instalasi jaringan telekomunikasi tak berizin. Langkah ini diwujudkan melalui operasi penertiban besar-besaran terhadap kabel serat optik (fiber optic/FO) ilegal yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.
Penataan ruang udara ini tidak hanya menyasar jalur-jalur utama di ibu kota Provinsi Riau, melainkan juga menyisir kawasan pemukiman warga yang selama ini luput dari pengawasan. Dalam pelaksanaannya, tim gabungan akan langsung mengeksekusi dengan memotong kabel-kabel yang dinilai melanggar aturan atau sudah tidak berfungsi.
"Untuk penertiban kita melakukan secara bertahap hingga akhir tahun ini," ujar Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, Jumat (10/7/2026).
Agung mengungkapkan, kondisi bentangan kabel di Pekanbaru saat ini sudah masuk dalam tahap mengkhawatirkan karena melebihi kapasitas daya tampung tiang tumpu. Penumpukan kabel tanpa izin tersebut ditemukan merata hampir di seluruh sudut kota, sehingga membutuhkan tindakan represif sekaligus persuasif.
"Bukan hanya di jalan-jalan protokol, tapi di perumahan warga. Ini sudah semrawut sekali, maka kami mengajak semua pihak untuk bekerjasama," kata Agung menambahkan.
Guna mempercepat proses pembersihan ruang udara Bumi Lancang Kuning ini, pemerintah daerah merangkul para pengusaha penyedia layanan internet yang bernaung di bawah Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Riau. Keterlibatan asosiasi dinilai krusial agar para operator memiliki kesadaran mandiri untuk merapikan aset mereka.
Pemerintah menegaskan bahwa tanggung jawab pembenahan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat daerah, melainkan harus menjadi komitmen bersama para pemilik modal. Melalui sinergi ini, diharapkan target Pekanbaru bebas dari ancaman kabel semrawut di akhir 2026 dapat terealisasi.
"Kami berharap ini bagian kerjasama dari provider, untuk bersama-sama, bahwa pemerintah kota sudah melakukan penertiban," tutur Agung. (Bil)
Berita Lainnya
Payung Sekaki dan Rumbai Jadi Titik Terparah Karhutla Pekanbaru
Sanitasi Buruk di Rumbai Barat Pekanbaru Picu Diare Fatal, Dua Warga Meninggal
Pemko Pekanbaru Gencarkan Razia Antisipasi Penularan HIV dan Perilaku Menyimpang
Pekanbaru Tata Ulang Data 291.000 Peserta JKN agar Subsidi Tepat Sasaran
Lahan Gambut Sedalam Satu Meter di Air Hitam Pekanbaru Akhirnya Padam Total
Layanan Mutasi PBB-P2 Pekanbaru Resmi Didistribusikan ke Lima Kantor UPT
Payung Sekaki dan Rumbai Jadi Titik Terparah Karhutla Pekanbaru
Sanitasi Buruk di Rumbai Barat Pekanbaru Picu Diare Fatal, Dua Warga Meninggal
Pemko Pekanbaru Gencarkan Razia Antisipasi Penularan HIV dan Perilaku Menyimpang
Pekanbaru Tata Ulang Data 291.000 Peserta JKN agar Subsidi Tepat Sasaran
Lahan Gambut Sedalam Satu Meter di Air Hitam Pekanbaru Akhirnya Padam Total
Layanan Mutasi PBB-P2 Pekanbaru Resmi Didistribusikan ke Lima Kantor UPT