PILIHAN
4 Terduga Bandar Ganja Diringkus Tim Opsnal Polsek Mandau dalam Sehari
DURI, Riauin.com - Bang Beben (Bangga Bengkalis Bebas Narkoba) merupakan motto dari Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis, Riau.
Hal ini dibuktikan Tim Opsnal Polsek Mandau yang berhasi meringkus empat terduga bandar ganja di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Senin (8/1/2018) kemarin.
Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni kepada wartawan melalui Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo mengatakan, awalnya tim opsnal mengamankan HS (39) di tempatnya bekerja Jalan Cempaka Gang Sepakat, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, sekira pukul 18.00 WIB.
"Dari HS diamankan sebuah barang bukti 1 paket ganja kering seharga Rp100.000. Saat diinterogasi, HS mengakui barang tersebut dari seseorang berinisial WJ (36)," kata Kompol Ricky.
Sekira pukul 20.30 WIB, dikatakan Kapolsek Mandau, WJ berhasil diamankan tim opsnal di rumahnya di Jalan Purwodadi, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan.
"Dari WJ, polisi mengamankan uang sebanyak Rp100.000 yang diduga dari hasil penjualan ganja kering. Dari WJ dan HS, poliso juga mengamankan telpon genggam milik keduanya," ujar Kompol Ricky.
Masih pada hari yang sama, tim opsnal juga berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial Sm (25) dan AF (33) sekira pukul 21.00 WIB. Keduanya diamankan polisi di rumah Sm di Jalan Lintas Duri - Dumai kilometwr 09, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, saat sedang menggunakan daun ganja kering.
"Sm dan AF saat disergap polisi berusaha kabur. Namun karena kesigapan tim opsnal, keduanya dapat diamankan," pungkas Kompol Ricky. Dari kedua tersangka diamankan satu paket kecil daun ganja kering siap pakai.
Penangkapan terhadap keempat tersangka, dijelaskan Kapolsek Mamdau berdasarkan penyelidikan dan informasi dari masyarakat. Ia juga menghimbau kepada masyarakat, agar melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan atau peredaran narkoba.
"Kami terus mengingatkan, agar masyarakat jangan mencoba-coba menjadi pengedar apalagi pengguna narkoba. Karena bahaya narkoba sudah jelas dan berujung kematian," imbuh Kompol Ricky. (nol)
Sumber : Goriau.com
Hal ini dibuktikan Tim Opsnal Polsek Mandau yang berhasi meringkus empat terduga bandar ganja di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Senin (8/1/2018) kemarin.
Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni kepada wartawan melalui Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo mengatakan, awalnya tim opsnal mengamankan HS (39) di tempatnya bekerja Jalan Cempaka Gang Sepakat, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, sekira pukul 18.00 WIB.
"Dari HS diamankan sebuah barang bukti 1 paket ganja kering seharga Rp100.000. Saat diinterogasi, HS mengakui barang tersebut dari seseorang berinisial WJ (36)," kata Kompol Ricky.
Sekira pukul 20.30 WIB, dikatakan Kapolsek Mandau, WJ berhasil diamankan tim opsnal di rumahnya di Jalan Purwodadi, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan.
"Dari WJ, polisi mengamankan uang sebanyak Rp100.000 yang diduga dari hasil penjualan ganja kering. Dari WJ dan HS, poliso juga mengamankan telpon genggam milik keduanya," ujar Kompol Ricky.
Masih pada hari yang sama, tim opsnal juga berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial Sm (25) dan AF (33) sekira pukul 21.00 WIB. Keduanya diamankan polisi di rumah Sm di Jalan Lintas Duri - Dumai kilometwr 09, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, saat sedang menggunakan daun ganja kering.
"Sm dan AF saat disergap polisi berusaha kabur. Namun karena kesigapan tim opsnal, keduanya dapat diamankan," pungkas Kompol Ricky. Dari kedua tersangka diamankan satu paket kecil daun ganja kering siap pakai.
Penangkapan terhadap keempat tersangka, dijelaskan Kapolsek Mamdau berdasarkan penyelidikan dan informasi dari masyarakat. Ia juga menghimbau kepada masyarakat, agar melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan atau peredaran narkoba.
"Kami terus mengingatkan, agar masyarakat jangan mencoba-coba menjadi pengedar apalagi pengguna narkoba. Karena bahaya narkoba sudah jelas dan berujung kematian," imbuh Kompol Ricky. (nol)
Sumber : Goriau.com
Berita Lainnya
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba
Polres Bengkalis Tangkap Buronan Kasus Penyelundupan 15 Kilogram Sabu
Mantan Pj Gubernur Riau Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Abdul Wahid
Sidang Korupsi Abdul Wahid, Ahli Sebut Perintah Gubernur Nonaktif Merupakan Ketegasan Pimpinan
Ahli Hukum Pidana Bedah Konstruksi Perkara Abdul Wahid di PN Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Penambang Emas di Kuansing yang Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Polresta Pekanbaru Sita Senjata Api dan Uang Ratusan Juta dari Jaringan Narkoba
Polres Bengkalis Tangkap Buronan Kasus Penyelundupan 15 Kilogram Sabu