Pekanbaru Targetkan Semenisasi Jalan 20 Kilometer di Tengah Lonjakan Harga Bahan Bangunan
RIAUIN.COM - Fluktuasi harga bahan bangunan akibat penyesuaian harga bahan bakar minyak mulai berdampak pada program infrastruktur daerah. Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, kini harus mengalkulasi ulang rencana anggaran biaya proyek semenisasi jalan lingkungan sepanjang puluhan kilometer agar target fisik tetap tercapai di tengah keterbatasan anggaran.
Saat ini Dinas Perhumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru sedang merampungkan penyesuaian harga satuan pekerjaan. Evaluasi ini dilakukan secara cermat agar volume pengerjaan infrastruktur di permukiman warga tidak menyusut dari perencanaan awal.
Plt Kepala Dinas Perkim Kota Pekanbaru Martin Manouluk menjelaskan, lonjakan harga material di pasar memicu efek berantai yang memaksa tim teknis menghitung ulang anggaran. Meski demikian, ia memastikan proyek integrasi ini tetap berjalan demi melampaui capaian fisik tahun lalu.
"Instruksi dari pimpinan tetap kami jalankan, tetapi untuk sementara kami matangkan dulu penyesuaian harga satuannya," kata Martin di Pekanbaru, Selasa (19/5/2026).
Program pembenahan akses permukiman ini direncanakan menyasar 15 kecamatan di Pekanbaru dengan target panjang jalan semenisasi melebihi 20 kilometer. Selain pengerasan jalan, proyek juga mencakup pembangunan saluran drainase lingkungan untuk mengantisipasi genangan air di kawasan padat penduduk.
Secara terpisah, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa kebijakan pembangunan tahun ini sengaja digeser ke wilayah pinggiran. Pemerintah daerah berkomitmen memecah konsentrasi proyek agar tidak lagi bertumpu di jalan-jalan protokol tengah kota.
Menurut Agung, akses jalan yang layak di dalam gang dan permukiman padat merupakan kebutuhan harian yang langsung menyentuh aktivitas ekonomi warga. Oleh karena itu, skema penganggaran juga disinergikan melalui bantuan keuangan sebesar Rp 100 juta untuk setiap rukun warga (RW).
"Kami ingin pembangunan infrastruktur ini dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Jadi, pengerjaan tidak hanya difokuskan pada jalan utama kota saja," ujar Agung. Untuk menyiasati kendala pembiayaan, dana taktis tingkat RW tersebut nantinya bakal difokuskan secara padat karya untuk menggarap sekitar 10 kilometer dari total target drainase dan semenisasi yang dicanangkan. (Bil)
Berita Lainnya
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga