BBPOM Pekanbaru Perkuat Pengawasan Kosmetik di Tingkat Desa
RIAUIN.COM - Masyarakat di tingkat pedesaan kini menjadi sasaran utama penguatan literasi keamanan produk guna menangkal peredaran kosmetik ilegal. Melalui panduan "Cek KLIK", warga didorong untuk lebih proaktif memverifikasi legalitas produk sebelum melakukan pembelian demi menghindari risiko kesehatan jangka panjang.
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru Alex Sander mengungkapkan bahwa kehadiran otoritas pengawas ke wilayah pelosok merupakan upaya jemput bola untuk membangun kemitraan dengan masyarakat. Menurut dia, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan di hulu atau pada level pabrik, tetapi juga harus menyentuh sisi konsumen di tingkat akar rumput.
"Masyarakat harus mampu membedakan produk yang memenuhi standar mutu dengan yang berisiko. Kami membekali warga dengan panduan Cek KLIK, yaitu memeriksa kemasan, label, izin edar, hingga masa kedaluwarsa," ujar Alex Sander saat memberikan edukasi di Dusun Batu Langkah Kecil, Desa Batu Langkah Kecil, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Sabtu (9/5/2026).
Langkah edukasi ini menjadi krusial mengingat maraknya penawaran kosmetik tanpa izin edar yang menjanjikan hasil instan di media sosial. Selain aspek estetika, sosialisasi tersebut juga mengintegrasikan isu kesehatan mendasar seperti pencegahan tengkes atau stunting.
Alex Sander menekankan bahwa keamanan pangan menjadi variabel penting dalam menekan angka stunting. Nutrisi yang cukup tidak akan optimal jika makanan yang dikonsumsi masih terkontaminasi bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil. Ia menyarankan masyarakat untuk mengutamakan asupan protein hewani serta menjaga higienitas lingkungan.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI Sahidin menilai kolaborasi edukasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan kehadiran negara dalam perlindungan konsumen. Ia memandang kecerdasan para ibu dalam memilih produk kesehatan dan kosmetik akan berdampak langsung pada kualitas hidup generasi masa depan di desa.
"Kesehatan adalah modal dasar pembangunan desa. Program edukasi seperti ini penting agar warga tidak sekadar menjadi objek pasar, tetapi menjadi konsumen yang cerdas," kata Sahidin. (Bil)
Berita Lainnya
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga