Harga TBS Sawit Swadaya di Riau Naik Jadi Rp 3.682/Kilogram
RIAUIN.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra swadaya di Provinsi Riau kembali menguat untuk periode 11–17 Maret 2026. Dalam penetapan terbaru, harga tertinggi dipatok pada angka Rp 3.682,22 per kilogram untuk kelompok tanaman umur 9 tahun.
Keputusan ini lahir dari rapat tim penetapan harga yang diselenggarakan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Selasa (10/3/2026). Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja menjelaskan bahwa kenaikan dipicu oleh tren positif harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasar global maupun domestik.
"Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan faktor naiknya harga CPO dan kernel yang kemudian berdampak langsung pada nilai jual TBS di tingkat petani," ujar Defris di Pekanbaru.
Berdasarkan data hasil rapat, kelompok umur 9 tahun mengalami kenaikan paling signifikan, yakni sebesar Rp 129,83 per kilogram atau tumbuh sekitar 3,65 persen dibandingkan pekan lalu. Secara umum, harga CPO tercatat naik Rp 570,56 per kilogram dan kernel naik Rp 317,61 per kilogram.
Penetapan harga kali ini bersandar pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024. Regulasi tersebut mengatur mekanisme pembelian TBS produksi pekebun mitra secara transparan. Jika di lapangan ditemukan pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan, tim akan menggunakan harga rata-rata atau merujuk pada harga di Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).
Untuk periode ini, indeks K ditetapkan sebesar 92,66 persen dengan harga cangkang sebesar Rp 22,60 per kilogram. Adapun harga rata-rata CPO di KPBN tercatat Rp 14.710 per kilogram dan kernel Rp 14.203 per kilogram.
Defris menekankan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memperbaiki tata kelola penetapan harga. Upaya ini dilakukan untuk menjamin keadilan bagi perusahaan maupun petani mitra, guna menghindari selisih harga yang merugikan salah satu pihak.
"Kami terus memperbaiki sistem agar lebih akuntabel. Harapannya, perbaikan tata kelola ini berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat petani di Riau," tambahnya.
Langkah pengawasan ini juga mendapat pengawalan dari Pemerintah Provinsi Riau serta Kejaksaan Tinggi Riau demi memastikan regulasi berjalan efektif di lapangan.
Daftar Harga TBS Mitra Swadaya Riau (11–17 Maret 2026):
Umur 3 tahun Rp2.853,59 per kilogram
Umur 4 tahun Rp3.180,97 per kilogram
Umur 5 tahun Rp3.412,02 per kilogram
Umur 6 tahun Rp3.542,97 per kilogram
Umur 7 tahun Rp3.623,06 per kilogram
Umur 8 tahun Rp3.666,73 per kilogram
Umur 9 tahun Rp3.682,22 per kilogram
Umur 10–20 tahun Rp3.644,86 per kilogram
Umur 21 tahun Rp3.584,42 per kilogram
Umur 22 tahun Rp3.514,54 per kilogram
Umur 23 tahun Rp3.435,08 per kilogram
Umur 24 tahun Rp3.374,83 per kilogram
Umur 25 tahun Rp3.325,49 per kilogram
Umur 26 tahun Rp3.307,69 per kilogram
Umur 27 tahun Rp3.280,26 per kilogram
Umur 28 tahun Rp3.228,18 per kilogram
Umur 29 tahun Rp3.189,84 per kilogram
Umur 30 tahun Rp3.102,22 per kilogram (Bil)
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat