Bupati Kampar Buka Event Wisata Balimau Kasai di Pulau Kasiak, Dorong Jadi Agenda Wisata Tahunan
Bupati Kampar Ahmad Yuzar membuka Event Wisata Balimau Kasai di lokasi wisata Pulau Kasiak, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Rabu (18/2/2026). | Foto : hms
RIAUIN.COM – Bupati Kampar Ahmad Yuzar membuka Event Wisata Balimau Kasai di lokasi wisata Pulau Kasiak, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Rabu (18/2/2026). Kegiatan tersebut diawali dengan tradisi Bailiu (berhilir) dari Desa Pulau, Kecamatan Bangkinang, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Event Wisata Balimau Kasai menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar.
Setelah itu, rombongan Bupati Kampar melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kasiak, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara untuk membuka rangkaian kegiatan wisata tersebut.
Kedatangan Bupati Kampar beserta rombongan yang menggunakan speed boat disambut meriah oleh Kepala Desa Muara Jalai M Yani dan masyarakat yang telah memadati lokasi wisata.
Turut hadir dalam rombongan Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, serta perwakilan Forkopimda Kampar.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengaku bangga atas terselenggaranya Event Wisata Balimau Kasai di Pulau Kasiak yang untuk pertama kalinya digelar di lokasi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif di Kabupaten Kampar.
“Saya selaku Bupati Kampar dan Pemerintah Kabupaten Kampar sangat bangga atas pelaksanaan acara ini. Kami berharap Event Balimau Kasai di Pulau Kasiak Desa Muara Jalai dapat menjadi wisata alternatif bagi masyarakat Kabupaten Kampar maupun wisatawan yang berkunjung ke daerah ini,” ujarnya.
Ahmad Yuzar juga menegaskan bahwa pengembangan desa wisata merupakan salah satu pendekatan penting dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan di sektor pariwisata.
“Salah satu pendekatan pengembangan wisata alternatif adalah melalui desa wisata untuk mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan di bidang pariwisata,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar juga berharap Event Wisata Balimau Kasai dapat dijadikan sebagai agenda tahunan Kabupaten Kampar.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melestarikan tradisi budaya, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di pedesaan.
“Pemerintah Kabupaten Kampar akan mengupayakan agar Event Balimau Kasai yang sarat nilai religi ini dapat menjadi event nasional sekaligus menjadi cagar budaya, sehingga ke depan dapat diselenggarakan dengan lebih baik dan lebih besar lagi,” ungkapnya.
Berdasarkan penjelasan para ninik mamak, Balimau Kasai merupakan upacara tradisional yang memiliki makna istimewa bagi masyarakat Kabupaten Kampar.
Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur dan kegembiraan umat Islam dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Balimau sendiri merupakan kegiatan mandi menggunakan air yang dicampur dengan jeruk atau limau, sementara kasai diartikan sebagai wangi-wangian yang memberikan kesegaran pada tubuh.
Tradisi tersebut dipercaya sebagai simbol pembersihan diri dari berbagai sifat buruk seperti dengki, amarah, dan berbagai perilaku negatif lainnya sebelum memasuki bulan suci Ramadan. -jki
Berita Lainnya
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan