Bupati Kampar Ahmad Yuzar Ikuti Apel Nasional Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Lanud Roesmin Nurjadin
Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengikuti Apel Nasional Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2026 yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026). | Foto : hms
RIAUIN.COM – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengikuti Apel Nasional Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2026 yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).
Apel nasional tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi serta menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Provinsi Riau yang kerap menjadi daerah rawan Karhutla.
Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di Indonesia.
Apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan pasukan dan peralatan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan barisan personel yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga perwakilan perusahaan.
Dalam arahannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa Presiden memberikan perhatian besar terhadap upaya penanganan Karhutla, terutama di wilayah rawan seperti Provinsi Riau.
Menurutnya, langkah mitigasi dan pencegahan harus dilakukan sejak dini tanpa menunggu hingga kebakaran meluas.
“Mitigasi dan pencegahan harus dilakukan sejak dini. OMC terus kita siapkan, kanal-kanal di lahan gambut harus diisi agar tidak kering dan mudah terbakar,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, mengingat wilayah Kampar termasuk daerah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla.
Menurutnya, melalui apel kesiapsiagaan ini diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan serta kesiapan menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Kampar, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui cara membakar. Selain merusak lingkungan, hal ini juga dapat menimbulkan kabut asap yang merugikan banyak pihak,” ujar Ahmad Yuzar.
Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat langkah-langkah pencegahan Karhutla melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta peningkatan koordinasi lintas sektor.
Selain itu, Pemkab Kampar juga akan terus meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia guna mendukung penanganan Karhutla secara cepat dan efektif. -jki
Berita Lainnya
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan