Luas Karhutla 2025 Turun Jadi 359.619 Hektar
RIAUIN.COM - Pemerintah mencatat penurunan luas kebakaran hutan dan lahan atau karhutla pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hingga akhir 2025, luas area yang terbakar menyusut sekitar 17.186 hektar dibandingkan tahun sebelumnya.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan, luas karhutla pada 2024 mencapai 376.805 hektar. Melalui berbagai upaya pengendalian, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 359.619 hektar pada 2025.
"Alhamdulillah, angka karhutla tahun 2025 sudah turun dibanding tahun sebelumnya. Ini menjadi modal penting untuk menekan angka kebakaran lebih rendah lagi," ujar Raja Juli Antoni saat memberikan keterangan di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).
Menurut Raja Juli, pencapaian ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor yang efektif. Ia menilai kolaborasi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga pihak swasta menjadi kunci utama dalam meminimalkan sebaran titik api.
Selain koordinasi, peran data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) disebut sangat krusial. Data prediksi cuaca tersebut digunakan sebagai dasar bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah-wilayah rawan.
"Strategi ini terbukti efektif dalam mencegah meluasnya kebakaran di lapangan," tambahnya.
Di sisi lain, Menhut juga memberikan apresiasi kepada personel darat yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Manggala Agni, serta masyarakat peduli api. Respon cepat dalam melakukan patroli dan pemadaman dini dianggap berhasil memutus rantai penyebaran api sebelum meluas.
Meski tren menunjukkan penurunan, pemerintah tetap bersiaga menghadapi tantangan tahun 2026. Raja Juli menegaskan bahwa upaya mitigasi tahun ini akan ditingkatkan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi fenomena El Nino yang diprediksi terjadi tahun depan.
"Tahun ini sangat penting sebagai pembelajaran sekaligus persiapan. Kami menargetkan angka karhutla bisa ditekan lebih rendah lagi dari tahun lalu," pungkasnya. (Bil)
Berita Lainnya
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
PLN Nyalakan Harapan, Puluhan Pelajar MTsN 2 Payakumbuh Terima Beasiswa Cahaya Pintar dan Edukasi Bahaya Listrik
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
PLN Nyalakan Harapan, Puluhan Pelajar MTsN 2 Payakumbuh Terima Beasiswa Cahaya Pintar dan Edukasi Bahaya Listrik