LAMR Tetapkan 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau
RIAUIN.COM - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) secara resmi menetapkan tanggal 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau. Penetapan ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam di Bumi Lancang Kuning.
Maklumat tersebut dibacakan oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf di Balai Adat Melayu Riau, Pekanbaru, Senin (23/2/2026). Pengumuman ini bertepatan dengan 5 Ramadhan 1447 Hijriah.
Penetapan hari peringatan ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat adat dan komunitas lingkungan, salah satunya Persatuan Hijau Riau (PHR). Dalam naskah maklumat, LAMR menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Melayu.
"Penetapan ini menjadi pengingat sekaligus dorongan agar perhatian terhadap ekosistem Riau terus ditingkatkan, sehingga tetap terawat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang," ujar Raja Marjohan Yusuf.
LAMR menegaskan bahwa nilai adat Melayu mewajibkan setiap individu menjaga hutan, tanah, bukit, lembah, hingga wilayah perairan. Dalam filosofi Melayu, menjaga lingkungan merupakan tanda dari kemuliaan adab dan keimanan seseorang.
Melalui maklumat ini, LAMR mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari tokoh adat, akademisi, pemuda, hingga pemegang kebijakan—untuk bersinergi dalam upaya pelestarian lingkungan sesuai dengan kapasitas masing-masing.
Dokumen maklumat tersebut secara resmi ditandatangani oleh Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil. Pesan ini diharapkan dapat menjadi komitmen bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan di Riau. (Bil)
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat