Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
Jabatan Tak Boleh Berkurban
Perhutanan Sosial di Riau Jadi Andalan Mitigasi Iklim
RIAUIN.COM - Pemerintah mendorong penguatan perhutanan sosial di Provinsi Riau sebagai instrumen utama mitigasi perubahan iklim sekaligus motor penggerak ekonomi hijau. Skema ini dinilai strategis dalam mendukung implementasi Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) melalui tata kelola hutan yang berbasis masyarakat.
Hal itu mengemuka dalam Lokakarya Identifikasi Rencana Aksi Jurisdictional REDD+ yang berlangsung di Pekanbaru, Kamis (19/2/2026). Sekretaris Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial, Enik Eko Wati, menyatakan bahwa perhutanan sosial merupakan proyek prioritas nasional yang berperan menjaga ketahanan pangan dan kelestarian alam.
"Tata kelola yang transparan, kolaboratif, dan berkelanjutan adalah kunci agar REDD+ di area perhutanan sosial berjalan efektif. Kita harus memastikan hutan bukan sekadar objek perlindungan, melainkan solusi nyata bagi iklim," ujar Enik saat memberikan paparan secara daring.
Menurut Enik, percepatan pencegahan deforestasi harus sejalan dengan optimalisasi skema Result Based Payment (RBP) dalam kerangka program Green for Riau. Langkah ini diharapkan mampu menekan laju perubahan iklim secara signifikan di tingkat tapak.
Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial, Apri Dwi Sumarah, menambahkan bahwa pengelolaan hutan oleh masyarakat memiliki potensi besar dalam pemulihan ekosistem. Terdapat beberapa model bisnis karbon yang dapat diterapkan oleh kelompok masyarakat pemegang izin perhutanan sosial.
Model pertama adalah kemitraan dengan pengembang karbon untuk memfasilitasi studi kelayakan, metodologi, hingga akses pasar. Model kedua adalah pembentukan koperasi karbon mandiri agar masyarakat mendapatkan nilai manfaat ekonomi yang lebih besar.
"Ada juga model blended value, yakni karbon menjadi insentif tambahan, sementara pendapatan utama masyarakat tetap bersumber dari komoditas hasil hutan bukan kayu seperti kopi dan kakao," kata Apri
Melalui berbagai model tersebut, perhutanan sosial diharapkan mampu menyeimbangkan target penurunan emisi gas rumah kaca dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi warga di sekitar kawasan hutan. (Bil)
Berita Lainnya
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini