Libur Imlek 2026, Arus Kendaraan di Tol Trans-Sumatera Naik 31,8 Persen
RIAUIN.COM - Volume lalu lintas di jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Imlek 2026. PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 146.460 kendaraan melintasi berbagai ruas tol yang telah beroperasi pada Minggu (15/2/2026), atau naik 31,8 persen dibandingkan hari normal.
Lonjakan arus kendaraan terpantau menonjol pada jalur penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Peningkatan ini dipicu tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan masa libur untuk perjalanan wisata maupun silaturahmi.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Mardiansyah menjelaskan, pemantauan intensif dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di tengah naiknya kepadatan arus.
"Kami mengimbau pengguna jalan merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan," ujar Mardiansyah dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).
Data perusahaan menunjukkan kenaikan volume kendaraan paling tajam terjadi pada Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum-Baitussalam). Ruas tersebut mencatat pertumbuhan hingga 127,32 persen dengan total 10.343 kendaraan.
Sementara itu, Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 1–4 yang dikelola PT Hutama Marga Waskita mencatat 32.722 kendaraan, atau meningkat 78,61 persen dari trafik harian rata-rata.
Beberapa ruas lain yang turut mengalami kenaikan di atas 20 persen antara lain:
- Tol Betung-Tempino-Jambi: Naik 33,40 persen (8.320 kendaraan).
- Tol Indrapura-Kisaran: Naik 23,73 persen (12.690 kendaraan).
-Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung: Naik 22,56 persen (16.818 kendaraan).
Di wilayah Riau, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar mencatat kenaikan 15,05 persen dengan 9.916 kendaraan, sedangkan Tol Pekanbaru-Dumai dilintasi 18.132 kendaraan atau naik tipis 4,30 persen.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola jalan tol mengoptimalkan fasilitas di tempat istirahat (rest area) serta menyiagakan petugas di titik-titik rawan. Pengendara diingatkan untuk memastikan kondisi fisik dan kelaikan kendaraan sebelum memulai perjalanan jarak jauh guna menekan risiko kecelakaan. (*)
Berita Lainnya
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
PLN Nyalakan Harapan, Puluhan Pelajar MTsN 2 Payakumbuh Terima Beasiswa Cahaya Pintar dan Edukasi Bahaya Listrik
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
PLN Nyalakan Harapan, Puluhan Pelajar MTsN 2 Payakumbuh Terima Beasiswa Cahaya Pintar dan Edukasi Bahaya Listrik