Disperindag Pekanbaru Gandeng Koperasi Kodim Kelola Pedagang di Area CFD
RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menata ulang aktivitas pedagang di kawasan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD). Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini dinilai belum tergarap secara maksimal.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Iwan Simatupang menjelaskan bahwa selama ini area CFD belum memiliki manajemen pengelolaan yang terstruktur. Meski berada di bawah naungan Disperindag, koordinasi yang kurang rapi menyebabkan kontribusi retribusi ke kas daerah tidak berjalan optimal.
"Selama ini CFD tidak ada yang mengelola secara struktural. Padahal, ini adalah sumber PAD. Karena tidak terkelola dengan baik, hasilnya pun tidak maksimal," ujar Iwan Simatupang di Pekanbaru, Selasa (10/2/2026).
Guna membenahi carut-marut tersebut, Disperindag memutuskan untuk menyerahkan teknis pengelolaan kepada badan usaha, yakni Koperasi Kodim. Pemilihan mitra ini didasarkan pada rekam jejak mereka dalam mengelola pusat kuliner malam di Jalan Cut Nyak Dien.
Iwan Simatupang menekankan bahwa pengalihan pengelolaan ke pihak ketiga bukan berarti pendapatan daerah berkurang. Ia menjamin seluruh retribusi yang ditarik dari pedagang akan tetap disetorkan langsung ke kas daerah.
"Meskipun dikelola Koperasi Kodim, hak pemerintah daerah tidak berkurang. Justru dengan manajemen ini, penarikan retribusi diharapkan lebih tertib dan masuk ke kas negara secara maksimal," tuturnya.
Saat ini, pihak pengelola diinstruksikan untuk melakukan sosialisasi intensif kepada para pedagang. Fokus utama sosialisasi mencakup, mekanisme pengelolaan kawasan., ketentuan besaran iuran wajib, penataan posisi lapak agar lebih rapi.
"Kami meminta pengelola menjalin komunikasi dengan pedagang mengenai sistem iuran agar tidak muncul kesalahpahaman di lapangan," tambah Iwan Simatupang.
Sejauh ini, respons para pedagang dilaporkan cukup positif. Kehadiran pengelola resmi dinilai memberikan rasa aman dan kenyamanan lebih bagi para pelaku usaha kecil di kawasan tersebut. (Bil)
Berita Lainnya
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk